Bupati Aceh Barat Siap Tanggung Biaya Berobat Warga Miskin di RSUD Meulaboh

Aceh Barat — Bupati Aceh Barat, Tarmizi, memastikan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan menjamin biaya pengobatan warga fakir miskin di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh yang terdampak persoalan data desil Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Dikutip dari ANTARA Aceh, Tarmizi mengatakan warga miskin yang masuk kategori desil 8 hingga 10 akibat kesalahan data tetap akan mendapatkan bantuan biaya pengobatan.

“Jika ada masyarakat Aceh Barat yang benar-benar fakir miskin dan harus masuk rumah sakit pada Mei dan Juni, namun tertagih biaya karena kesalahan data desil, kami akan menanggung biayanya dan mendaftarkan ke BPJS Mandiri,” kata Tarmizi di Meulaboh, Kamis (7/5/2026).

Ia meminta masyarakat tetap tenang menghadapi perubahan regulasi kesehatan yang saat ini masih dalam proses sinkronisasi data.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah menyiapkan skema khusus bagi warga tidak mampu yang terdata pada kategori desil tinggi agar tetap mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Tarmizi bahkan menegaskan dirinya bersama Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, siap menggunakan dana pribadi apabila anggaran pemerintah tidak dapat digunakan karena kendala regulasi.

“Jika dana pemerintah tidak bisa digunakan karena kendala regulasi, maka akan kami tanggung dengan sumber dana lain, bahkan saya siap menggunakan uang pribadi saya bersama wakil bupati,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari sekitar 10 ribu warga yang masuk desil 8-10 di Aceh Barat, diperkirakan hanya sekitar lima persen yang mengalami kesalahan data atau margin error.

Selain itu, penyakit katastropik seperti jantung, stroke, kanker, dan cuci darah tetap ditanggung program JKA meskipun warga berada di kategori desil tinggi.

Bupati Aceh Barat juga meminta masyarakat segera melapor ke posko pengaduan di desa atau gampong untuk memperbaiki data kependudukan sebelum batas waktu 15 Mei 2026.

“Saat ini kita fokus pada solusi dan perbaikan data agar anggaran daerah tepat sasaran,” kata Tarmizi.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama