Makassar – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERMAHI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kaderisasi mahasiswa hukum melalui pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERMAHI Makassar periode 2026-2028 yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (21/6/2026).
Dalam prosesi pelantikan tersebut, Ketua Umum DPN PERMAHI, Azhar Sidiq S, secara resmi melantik Muh. Refri Bintang Pamungkas sebagai Ketua Umum DPC PERMAHI Makassar periode 2026-2028.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Dewan Pembina DPN PERMAHI Firman Jaya Daeli, Dewan Penasehat PERMAHI Makassar Fauzi Azhari, S.H., M.H., Aspidum Kejati Sulawesi Selatan Teguh Suhendro, S.H., M.H., Andi Abillah selaku Perancang Peraturan Perundang-Undangan Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, serta unsur mahasiswa dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Azhar Sidiq menegaskan bahwa mahasiswa hukum harus mampu menjadi motor perubahan di tengah perkembangan teknologi dan dinamika global yang terus berkembang.
Menurutnya, organisasi kemahasiswaan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga harus berfungsi sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan peningkatan kapasitas intelektual kader.
“Mahasiswa bukan sekadar penonton sejarah, melainkan penentu arah bangsa. Setiap perubahan besar di negeri ini selalu lahir dari keberanian berpikir dan bergerak yang dimiliki mahasiswa,” ujar Azhar.
Ia menilai tantangan generasi saat ini berbeda dibandingkan masa sebelumnya. Karena itu, kader PERMAHI dituntut mampu menguasai teknologi, menjaga integritas, serta membangun kolaborasi untuk menjawab berbagai persoalan hukum dan kebangsaan.
Azhar juga menekankan bahwa gelar akademik saja tidak cukup untuk menghadapi persaingan di masa depan. Kemampuan beradaptasi, keahlian yang relevan, serta karakter yang kuat menjadi faktor penting dalam membentuk pemimpin yang berkualitas.
“Kita ingin PERMAHI menjadi kawah candradimuka yang melahirkan sarjana hukum yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, keberanian moral, dan kemampuan memimpin perubahan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Azhar menitipkan tiga pesan utama kepada seluruh kader PERMAHI, yakni menguasai teknologi dan berani berinovasi, menjaga integritas serta idealisme, dan memperkuat kolaborasi dengan menghilangkan ego sektoral.
Pelantikan DPC PERMAHI Makassar menjadi bagian dari upaya konsolidasi nasional DPN PERMAHI dalam memperluas gerakan intelektual mahasiswa hukum di berbagai daerah.
Kehadiran DPC PERMAHI Makassar diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan progresif yang berkontribusi terhadap pembangunan hukum dan penguatan demokrasi di Indonesia.
Dengan kepengurusan baru di tingkat cabang, PERMAHI terus memperkuat perannya sebagai organisasi mahasiswa hukum yang adaptif, progresif, dan berkomitmen mencetak pemimpin masa depan bangsa.[Rif]
