Aceh Utara — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Universitas Malikussaleh (Unimal) berkolaborasi dengan Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Jeulikat serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Nisam dalam pelaksanaan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Meunasah Gampong Jeulikat, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini merupakan salah satu program kerja utama KKN Kelompok 4 Unimal di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dr. Muhammad Husni Fansury Nasution, M.Si.
Pelaksanaan Posyandu menerapkan sistem pelayanan 5 meja secara terstruktur:
1.Pendaftaran: Pendataan administrasi balita dan ibu hamil oleh kader PKK bersama mahasiswa KKN.
2.Penimbangan dan Pengukuran: Pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan untuk memantau grafik tumbuh kembang anak.
3.Pencatatan: Penginputan data hasil pengukuran ke dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) atau Kartu Menuju Sehat (KMS).
4.Pemeriksaan Kesehatan dan Konsultasi: Pemeriksaan fisik, imunisasi dasar, serta konsultasi kesehatan oleh tenaga medis Puskesmas Nisam yang turut didukung oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Unimal.
5.Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Edukasi: Distribusi paket pangan bernutrisi serta penyuluhan gizi seimbang untuk pencegahan stunting.
Ketua Kelompok KKN 4 Unimal, Muhammad Irfan Arif, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu bertujuan memberikan dukungan teknis dan operasional agar pelayanan posyandu berjalan lebih optimal dan tertib.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata kami dalam mendukung penguatan kesehatan ibu dan anak di Gampong Jeulikat. Melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu—termasuk rekan-rekan dari Fakultas Kedokteran yang membantu skrining kesehatan bersama Puskesmas Nisam—kami berupaya memastikan seluruh tahapan posyandu berjalan efektif. Kami juga sangat mengapresiasi antusiasme warga dan keaktifan para kader PKK dalam menyukseskan program ini," ujar Muhammad Irfan Arif.
Program ini difokuskan pada deteksi dini gangguan pertumbuhan balita, peningkatan cakupan imunisasi, serta penguatan kesadaran masyarakat desa mengenai pentingnya pola asuh dan gizi seimbang. Melalui sinergi ini, Tridharma Perguruan Tinggi diwujudkan secara konkret melalui kerja sama antara akademisi, fasilitas pelayanan kesehatan primer, dan masyarakat gampong. [*]
