Edukasi Diabetes Melitus, Mahasiswa LKP PKIP FKM UINSU BKKBN Sumut Gelar Penyuluhan di Sekolah Lansia Saroha



Medan — Sebagai wujud pengabdian masyarakat dan kepedulian terhadap kesehatan kelompok lanjut usia, mahasiswa Latihan Kerja Peminatan (LKP) Promosi Kesehatan Ilmu Prilaku (PKIP) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FKM UINSU) Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan di Sekolah Lansia Saroha pada Kamis (1/10/2026).


Kegiatan edukasi ini dipimpin oleh Muhammad Jidan Al-Khoir selaku Ketua Kelompok LKP, dengan penyampaian materi secara kolaboratif bersama Tri Annisa Ramadhani dan Siti Yasmine Raqiqah Djais. Edukasi interaktif tersebut mengangkat topik utama "Mengenal Diabetes Melitus pada Lansia" guna memaparkan langkah-langkah pencegahan serta penanganan yang komprehensif bagi para lansia.


Dalam paparan materinya, tim mahasiswa menjelaskan secara runut mulai dari konsep dasar Diabetes Melitus, faktor risiko kerentanan lansia—seperti terjadinya resistensi insulin dan penurunan massa otot (sarkopenia)—hingga perbedaan gejala klinis yang sering dialami lansia. Selain itu, dipaparkan pula bahaya utama hipoglikemia serta empat pilar penatalaksanaan diabetes, meliputi:


- Nutrisi Seimbang (3J): Pengaturan Jadwal Makan, Jumlah Kalori, dan Jenis Makanan yang tepat.

- Latihan Fisik Teratur: Termasuk pelaksanaan senam kaki diabetik untuk membantu memperlancar sirkulasi darah.

- Kepatuhan Pengobatan: Kedisiplinan dalam konsumsi obat serta Pemantauan Glukosa Darah Mandiri (PGDM).

- Perawatan Kaki Mandiri: Langkah preventif guna mencegah komplikasi serius seperti neuropati diabetik.


Sesi penyuluhan juga diselingi dengan penguatan nilai-nilai ajaran Islam mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai amanah dan bentuk ikhtiar kepada Allah SWT.


Suasana kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta Sekolah Lansia Saroha. Para lansia aktif berdiskusi, bertanya, serta membagikan pengalaman kesehatannya. Sebagai bentuk apresiasi dan dorongan semangat, tim mahasiswa memberikan bingkisan (gift) kepada ibu lansia yang tampil aktif selama sesi diskusi.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta Sekolah Lansia Saroha dapat menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan sehingga terwujud lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama