Aceh Timur – Seorang perangkat gampong di Desa Paya Meuligo, Kecamatan Peureulak, dilaporkan menjadi korban pemukulan oleh warga. Insiden ini diduga dipicu kekecewaan masyarakat terkait bantuan jatah hidup (jadup) yang belum kunjung diterima.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah tekanan ekonomi warga pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Timur. Warga yang emosi disebut meluapkan kekesalan karena bantuan yang dinilai sangat dibutuhkan tak kunjung disalurkan.
Sejumlah warga mengaku sudah lama menunggu kejelasan terkait pencairan jadup, namun hingga kini belum ada kepastian.
“Sudah lama kami tunggu, tapi belum ada kejelasan. Sementara kebutuhan hidup terus berjalan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Belum ada keterangan resmi dari pihak aparatur gampong maupun pemerintah kecamatan terkait kejadian tersebut. Aparat keamanan diharapkan segera turun tangan untuk meredam situasi.
Kasus ini menjadi sorotan, karena persoalan bantuan sosial yang tidak transparan berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat jika tidak segera ditangani secara adil dan terbuka.[*]
