Pidie Jaya – Kolaborasi kemanusiaan lintas negara terjalin antara donatur asal Uni Emirat Arab (UEA) dan tokoh pendidikan Aceh, Ustadz Azhar Kiran, melalui penyaluran ratusan kitab waqaf bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Bantuan tersebut difokuskan untuk mendukung pemulihan kegiatan belajar mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), balai pengajian, serta sejumlah dayah yang sempat terdampak banjir bandang pada akhir 2025 lalu.
Penyaluran bantuan ini turut didukung kelancaran transaksi remitansi internasional melalui jaringan Al Ansari Exchange dan Cash Express Send Money. Berdasarkan dokumen tanda terima resmi, pengiriman dana dari Sharjah, UEA, ke Indonesia berhasil diproses pada 1 Mei 2026.
Dana dikirim oleh Amr Ali Mohammad Alnounou, warga negara Yordania yang berdomisili di Sharjah, kepada penerima di Indonesia, Azhar Kiran, melalui transfer antarbank dengan tujuan akhir rekening Bank Aceh Syariah.
Total dana yang diterima sebesar Rp1.689.180 setelah melalui proses konversi mata uang dan biaya administrasi transaksi internasional.
Bantuan tersebut berasal dari donasi warga yang menetap di UEA melalui seorang narahubung yang dikenal peduli terhadap kegiatan sosial dan kebencanaan di Aceh. Waqaf kitab itu diniatkan sebagai amal jariyah untuk almarhum Nurdin bin Rashid dan almarhum Muslim bin Bajuri.
Seluruh dana digunakan untuk pengadaan ratusan kitab keagamaan yang akan didistribusikan ke berbagai lokasi pengajian di Pidie Jaya.
Adapun kitab yang dibeli meliputi Juz Amma, Matan Taqrib, Yasin, Dalail Khairat, Bajuri jilid 1 dan 2, Awamel, Sabilal Mubtadi, Tasrif, Khulasah jilid 1 dan 2, Manhaj Abidin, Taysirul Akhlak, ‘Akidatu Islamiyah, Matan Bina, Kawakib, Ta’lim Muta’allim, Safinatun Naja, Riwayat Nabi, serta Kitab Fardhu Ain.
Ustadz Azhar Kiran yang merupakan peraih Guru Inovasi Aceh 2022 dan Guru Terbaik Nasional 2025 menyampaikan apresiasi atas kepedulian para donatur luar negeri terhadap masyarakat Aceh.
“Kami mengucapkan terima kasih atas amanah waqaf ini. Kitab-kitab ini menjadi kebutuhan penting bagi anak-anak dan warga di Pidie Jaya agar mereka bisa kembali mengaji dengan layak pascabanjir,” ujar Azhar Kiran, Selasa (12/5/2026).
Ia juga berharap bantuan tersebut menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi para donatur dan keluarga yang telah berpulang.
Melalui kolaborasi global ini, aktivitas pengajian dan literasi kitab kuning di Kabupaten Pidie Jaya diharapkan dapat kembali pulih sehingga mampu melahirkan generasi Islami yang unggul dan berakhlak.[wir]
