Jakarta — Rasa kantuk yang sering muncul dinilai dapat menjadi sinyal tubuh sedang mengalami kelelahan dan membutuhkan waktu istirahat yang cukup.
Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ari Fahrial Syam, mengatakan tubuh memiliki mekanisme alami untuk memberikan tanda ketika kondisi fisik mulai menurun.
Dikutip dari Metapos.id, Ari menjelaskan kurang tidur berkualitas menjadi salah satu penyebab utama tubuh terasa lemas dan mudah mengantuk. Selain itu, aktivitas yang padat juga dapat menguras energi tubuh.
Menurutnya, banyak orang memilih mengonsumsi kopi untuk menjaga fokus saat bekerja. Namun, cara tersebut dinilai hanya membantu tubuh tetap terjaga dalam waktu singkat.
“Tubuh yang kelelahan membutuhkan waktu istirahat yang cukup,” ujar Ari.
Ia mengingatkan seseorang sebaiknya tidak terus memaksakan diri beraktivitas ketika tubuh mulai menunjukkan tanda kelelahan. Konsumsi kafein secara berlebihan juga disebut dapat memicu jantung berdebar hingga gangguan lambung.
Selain kopi, Ari menilai minuman berenergi tidak bisa dijadikan solusi utama untuk mengatasi rasa lelah.
Ia juga meminta masyarakat menjaga pola makan sehat dan seimbang agar tubuh tetap bugar. Menurutnya, tubuh membutuhkan asupan protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral setiap hari.
Nutrisi tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan seperti telur, daging, susu, buah, dan sayuran.
Ari menyarankan orang dewasa memiliki waktu tidur minimal enam jam setiap malam. Ia menegaskan tidur malam secara rutin lebih efektif dibanding mengganti waktu istirahat pada akhir pekan.
Karena itu, masyarakat diimbau menjaga kualitas tidur secara konsisten setiap hari agar tubuh memiliki waktu cukup untuk memulihkan energi.[*]
