KKN 32 Gelar Pengajian dan Lomba Islami Anak di Desa Meunye Cut Bahagia


Aceh Utara — Kelompok 32 KKN-PPM Universitas Malikussaleh (UNIMAL) melaksanakan kegiatan pengajian sekaligus menggelar perlombaan Islami bagi anak-anak di Desa Meunye Cut Bahagia, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak yang mengikuti pengajian di desa setempat dengan penuh antusias.

Kegiatan pengajian dan perlombaan ini merupakan salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan keagamaan masyarakat selama menjalankan pengabdian di Desa Meunye Cut Bahagia. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya berpartisipasi dalam kegiatan pengajian, tetapi juga memberikan ruang kepada anak-anak untuk menunjukkan kemampuan dan keberanian mereka dalam bidang keagamaan.

Dalam pelaksanaannya, Kelompok 32 KKN mengadakan empat jenis perlombaan, yaitu lomba pidato, doa sehari-hari, hafalan surah pendek, dan selawat. Setiap perlombaan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menampilkan kemampuan yang telah mereka pelajari selama mengikuti pengajian.

Lomba pidato menjadi salah satu kegiatan yang melatih keberanian anak-anak untuk berbicara dan menyampaikan pesan keagamaan di hadapan orang lain. Sementara itu, lomba doa sehari-hari dan hafalan surah pendek menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengingat kembali bacaan-bacaan yang telah mereka pelajari serta memahami pentingnya mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Adapun lomba selawat menjadi kegiatan yang mendorong anak-anak untuk mengenal dan mencintai selawat sebagai bagian dari kegiatan keagamaan.

Humas Kelompok 32 KKN, Nadia Saputri, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang berbeda kepada anak-anak melalui suasana yang lebih menyenangkan dan interaktif. Menurutnya, perlombaan tidak hanya ditujukan untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan rasa percaya diri dan semangat anak-anak dalam mempelajari ilmu agama.

"Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar melalui kegiatan pengajian, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berani tampil dan menunjukkan apa yang sudah mereka pelajari. Melalui lomba ini, kami berharap mereka semakin percaya diri, bersemangat belajar, dan semakin dekat dengan kegiatan-kegiatan keagamaan," ujar Nadia Saputri.

Nadia juga menjelaskan bahwa mahasiswa Kelompok 32 KKN berupaya menciptakan suasana kegiatan yang nyaman dan menyenangkan agar anak-anak dapat mengikuti perlombaan tanpa merasa tertekan. Mahasiswa turut membantu mempersiapkan perlombaan, mengatur peserta, mendampingi anak-anak, serta memastikan setiap rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib.

Antusiasme anak-anak terlihat ketika mereka mengikuti setiap perlombaan. Para peserta tampil secara bergantian sesuai dengan kategori yang diikuti. Beberapa anak menunjukkan keberanian saat menyampaikan pidato, sementara peserta lainnya memperlihatkan kemampuan dalam menghafal doa sehari-hari, surah pendek, serta melantunkan selawat.

Selain menjadi kegiatan perlombaan, pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKN untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat. Mahasiswa dapat mengenal kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan di desa sekaligus membangun komunikasi dan hubungan yang lebih baik dengan pengelola pengajian serta warga setempat.

Pemilik pengajian, Teungku Azhar, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Kelompok 32 KKN tersebut. Ia menilai kegiatan perlombaan Islami dapat menjadi motivasi tambahan bagi anak-anak untuk lebih rajin mengikuti pengajian dan meningkatkan kemampuan mereka dalam mempelajari ajaran agama.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN. Anak-anak terlihat senang dan bersemangat mengikuti perlombaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat memberikan motivasi kepada mereka untuk terus belajar agama dan berani menunjukkan kemampuan yang mereka miliki," kata Teungku Azhar.

Menurut Teungku Azhar, kegiatan yang melibatkan anak-anak secara langsung juga dapat menjadi sarana untuk membangun kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan pengajian dinilai memberikan suasana baru sekaligus menambah semangat anak-anak untuk mengikuti kegiatan keagamaan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana meriah dan penuh kebersamaan. Mahasiswa Kelompok 32 KKN bersama pengelola pengajian mendampingi jalannya perlombaan dari awal hingga selesai. Anak-anak yang menjadi peserta juga mendapatkan pengalaman untuk tampil di hadapan teman-teman, mahasiswa, dan masyarakat yang hadir.

Melalui kegiatan tersebut, Kelompok 32 KKN-PPM UNIMAL berharap anak-anak Desa Meunye Cut Bahagia dapat terus mengembangkan kemampuan mereka dalam bidang keagamaan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan keberanian, kedisiplinan, kreativitas, serta kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur'an dan kegiatan keislaman.

Pelaksanaan pengajian dan perlombaan Islami tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung kegiatan masyarakat di bidang pendidikan dan keagamaan. Kelompok 32 berharap semangat belajar dan kebersamaan yang terbangun selama kegiatan dapat terus berlanjut meskipun masa pelaksanaan KKN nantinya telah selesai.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama