Anggota Pospol Tripe Jaya Uji Sling Penyeberangan untuk Evakuasi Warga dari Puskesmas Rerebe ke Blangkejeren



Gayo Lues – Anggota Pospol Tripe Jaya melakukan uji kelayakan sling penyeberangan darurat yang akan digunakan untuk mengevakuasi seorang warga dari Puskesmas Rerebe guna dirujuk ke RSUD Blangkejeren, Jum'at (28/11/25). Pengujian ini dilakukan untuk memastikan jalur evakuasi aman dan siap digunakan mengingat akses jalan yang masih terputus akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapospol Tripe Jaya AIPDA Amar mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan upaya cepat jajaran kepolisian dalam memastikan keselamatan warga, terutama pasien yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

“Pengujian sling penyeberangan ini kami lakukan untuk memastikan sistemnya aman digunakan dalam proses evakuasi. Kondisi akses jalan yang belum pulih memaksa kami menyiapkan skema penyeberangan alternatif agar pasien segera mendapatkan perawatan di Blangkejeren,” ujar AIPDA Amar.

Dalam uji coba pertama, personel yang menguji sling sempat terjatuh akibat tali yang belum sepenuhnya kuat menahan beban. Meski demikian, kejadian tersebut tidak menimbulkan cedera serius. Petugas segera melakukan evaluasi teknis, memperkuat tali, menambah pengaman pada titik jangkar, dan kembali melakukan pengujian.

Pada percobaan kedua, setelah penguatan sling dilakukan, proses penyeberangan berjalan lancar dan aman. Dengan memastikan seluruh aspek keamanan terpenuhi, tim kemudian melaksanakan evakuasi pasien sesuai prosedur. Pasien berhasil dipindahkan dari Puskesmas Rerebe melintasi jalur sling penyeberangan untuk selanjutnya dibawa menuju RSUD Blangkejeren.

AIPDA Amar menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pospol Tripe Jaya, tenaga kesehatan Puskesmas Rerebe, BPBD, serta warga setempat yang turut membantu menyiapkan infrastruktur darurat tersebut. “Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. Kami memastikan bahwa setiap langkah dilakukan secara cermat dan terukur,” jelasnya.

Hingga kini, akses jalan menuju Rerebe masih dalam tahap pembersihan material banjir, sehingga jalur darurat seperti sling penyeberangan menjadi satu-satunya opsi yang memungkinkan untuk membawa pasien rujukan yang membutuhkan perawatan medis lebih intensif.[abel]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama