Aceh Besar - Komitmen Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) dalam menjaga keselamatan santri kembali ditunjukkan di tengah kondisi bencana. Pada Selasa, 16 Desember 2025, sebanyak 20 santri diantar langsung ke wilayah tengah Aceh dengan pendampingan penuh dari 20 ustadz dan ustadzah hingga diserahkan kepada orang tua masing-masing.
Proses pengantaran tersebut berlangsung dengan penuh kehati-hatian. Kerusakan parah pada ruas jalan dari Jembatan Teupin Mane hingga Simpang Rime Gayo membuat rombongan harus bergerak perlahan. Bahkan, di kawasan rawan Tenge Besi, perjalanan terpaksa dilanjutkan dengan berjalan kaki demi menghindari risiko yang lebih besar.
Berkat dukungan Pemerintah Kabupaten serta Polres Bener Meriah, seluruh rangkaian pengantaran dapat berjalan lancar. Para santri akhirnya tiba dengan selamat dan dalam kondisi baik di rumah keluarga masing-masing.
Direktur RIAB, Riadhi, menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran proses tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, serta kepada para orang tua yang terus mendoakan keselamatan anak-anak kita,” ujarnya.
Langkah RIAB ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Menurut seorang warga, pengantaran tersebut mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab yang nyata terhadap keselamatan santri.
“Ini bukan sekadar mengantar santri pulang, tetapi bukti kepedulian dan tanggung jawab yang patut dicontoh,” tuturnya.[Syahrul]
