PMII Lhokseumawe Kolaborasi dengan Pemko Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Sembako untuk Korban Banjir


Lhokseumawe
– Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Lhokseumawe berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe mendirikan dapur umum serta menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir bandang di Desa Ujung Pacu, Sabtu (6/12/2025).

Aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk respons cepat PMII terhadap banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 27 November 2025. Melalui dapur umum yang didirikan di lokasi, PMII dan Pemko menyalurkan sebanyak 150 porsi makanan siap saji serta sejumlah paket sembako kepada warga terdampak.

Ketua Koordinator PMII Peduli Bencana, Oyong Raja Muhakim, mengatakan dapur umum tersebut dibentuk melalui kolaborasi PMII dengan Pemko Lhokseumawe sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Layanan dapur umum ini merupakan bagian dari tugas sosial kemanusiaan kami untuk membantu meringankan beban masyarakat Desa Ujung Pacu yang terdampak banjir bandang,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan makanan dan sembako, para kader PMII juga turut membantu proses evakuasi mandiri serta memberikan dukungan moril kepada warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Diharapkan, makanan siap saji yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan energi warga agar segera pulih dari dampak bencana.

Ketua PC PMII Kota Lhokseumawe juga berharap adanya kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat penanganan bencana serta pemulihan pascabanjir, agar warga dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Pada kesempatan tersebut, PMII juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, khususnya Pemko Lhokseumawe, atas dukungan dalam pelaksanaan dapur umum dan penyaluran bantuan sembako.

PC PMII Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen organisasi dalam membantu masyarakat pada situasi darurat maupun dalam proses pemulihan pascabencana.[Syahrul]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama