Aceh Utara – Gelombang kepedulian kembali mengalir dari Relawan Kemukiman Buloh Beureughang bersama Bg Anton dari Batam, yang menyalurkan bantuan sembako untuk warga di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Rabu (10/12/2025) pukul 10.00 WIB. Wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir dilanda banjir dan longsor yang menyebabkan banyak keluarga kehilangan harta benda, bahkan tempat tinggal.
Penyaluran bantuan dilakukan hingga ke pelosok-pelosok titik terdampak. Sejak pagi hingga sore hari, relawan menyusuri desa-desa yang masih berupaya bangkit dari keterpurukan. Kedatangan mereka disambut haru oleh warga yang selama berhari-hari bertahan dengan kondisi serba terbatas.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Tgk H. Leman Toke Sawet Buloh, Toke Adib Buloh, Tgk M. Saleh, Pang Syuk Buloh, Camat Kuta Makmur, Wakil Bupati Tarmizi Panyang, para tokoh masyarakat, ketua posko, serta sejumlah unsur masyarakat Kemukiman Buloh Beureughang. Kebersamaan itu menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas.
Bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi masyarakat dari berbagai daerah, termasuk Batam, Jakarta, dan sejumlah pengusaha, terutama dukungan besar dari Bg Anton Batam. Bantuan yang diberikan meliputi beras, mie instan, minyak goreng, gula, biskuit, susu bayi, popok, pembalut wanita, air mineral, pakaian layak pakai, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan dasar lainnya.
Selain membagikan bantuan di Gampong Riseh Teunong, relawan juga meninjau langsung rumah warga yang terseret longsor ke sungai di Gampong Babah Krung serta posko Riseh Teugoeh dan Desa Peninjauan. Beberapa rumah hilang dan tanah warga turut hanyut terbawa arus, menyisakan luka mendalam bagi keluarga yang terdampak.
Perwakilan relawan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.
“Kami hadir untuk meringankan beban masyarakat. Relawan akan terus mendampingi warga hingga keadaan benar-benar pulih,” ujarnya.
Warga yang menerima bantuan terlihat tak mampu menyembunyikan rasa haru. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang datang dari berbagai penjuru. Kehadiran relawan dan para donatur menjadi penguat semangat di tengah situasi sulit pascabanjir, memberikan harapan bahwa mereka tidak menghadapi bencana ini sendirian.[Said]
