Situasi Kembali Aman, Pemkab Aceh Utara Sebut Warga Langkahan Butuh Bantuan: Banyak Kehilangan Rumah dan Harta

 


Aceh Utara – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, memastikan stabilitas keamanan di wilayahnya telah pulih sepenuhnya pasca-insiden kesalahpahaman warga yang sempat viral di media sosial.

Meski situasi di Langkahan dipastikan aman dan tentram, Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, MM (Ayah Wa) menyerukan semua pihak saling menjaga agar proses distribusi logistik kepada seluruh titik pengungsian berjalan lancar, permohonan bantuan mendesak mengingat dampak kerusakan yang sangat masif akibat banjir dan longsor.

Kondisi psikologis masyarakat dilaporkan sempat terguncang akibat banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, hingga sanak saudara dalam bencana banjir bandang tersebut.

Butuh Uluran Tangan, Psikologis Terguncang

Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, menegaskan bahwa saat ini fokus utama bukanlah pada insiden yang sudah berlalu akibat kesalahpahaman melainkan pemulihan hidup warga dan distribusi logistik yang merata ke tempat pengungsian. Ia menyebutkan realitas pahit di lapangan di mana warga korban bencana masih sangat menderita.

"Di Kecamatan Langkahan sekarang sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak untuk penanganan pascabanjir. Banyak warga kehilangan rumah, harta benda ludes, bahkan ada korban meninggal dunia. Begitu juga dengan sejumlah kecamatan lain di Aceh Utara seperti, Tanah Jambo Aye, Sawang, Seuneddon, Baktiya, Samudera, Lapang dan lainnya," ungkap Muntasir, Jumat (12/12/2025).

Menurut Muntasir, beban berat inilah memengaruhi stabilitas emosi warga. "Mungkin karena kondisi kehilangan segalanya ini, psikologis masyarakat jadi terganggu dan mudah panik," tambahnya, menjelaskan konteks di balik gesekan yang sempat terjadi.

Gotong Royong dan Situasi Damai

Kini, ketegangan telah mencair. Riski, salah seorang warga Langkahan, memastikan bahwa masyarakat bersama aparat Pemerintah, TNI, dan Polri telah bersatu kembali.

"Kejadian tersebut karena kesalahpahaman saja. Dan kini di Langkahan sudah damai dan proses distribusi logistik dari semua pihak sudah berjalan dengan baik," ujar Riski.

Warga terlihat bahu-membahu melakukan gotong royong membersihkan lumpur dan puing-puing sisa banjir, sembari menanti distribusi bantuan lanjutan yang sangat diharapkan.

Klarifikasi Insiden Truk Logistik

Menyinggung video viral berdurasi 39 detik yang beredar, Camat meminta publik tidak terprovokasi. Insiden terbakarnya truk dinas Satpol PP bernomor polisi BL 8013 KI di Gampong Pante Gaki Bale, pukul 19.10 WIB sebelumnya, murni dipicu oleh kepanikan sesaat.

Kala itu, truk yang dikemudikan Pelaksana Tugas (Plh) Kabid Trantib mogok akibat terperosok lumpur saat melaksanakan tugas mengantar bantuan sesuai arahan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil ke Sarah Raja, Gampong Lubok Pusaka Langkahan karena tidak bisa melewati rute tersebut, supir truk kembali mencari rute lain agar bisa tembus ke Sarah raja. 

Adi, saksi mata, menyebutkan bahwa warga yang diduga emosi dan frustrasi mendatangi lokasi untuk meminta agar bantuan tersebut diturunkan di lokasi tersebut.

"Masyarakat yang diduga emosi dan panik kemudian melakukan pengambilan logistik secara paksa," jelas Adi. Petugas kemudian menjauh untuk menghindari keributan, sebelum truk tersebut terjungkal dan terbakar.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama