Lhokseumawe — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 53 melaksanakan gotong royong pembersihan Kantor Keuchik dan Meunasah Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Jumat (16/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan fasilitas pelayanan publik dan kenyamanan ibadah warga pasca banjir.
Gotong royong tersebut melibatkan mahasiswa KKN, aparatur desa, serta masyarakat setempat. Pembersihan difokuskan pada lumpur dan sampah sisa banjir yang menggenangi ruangan Kantor Keuchik dan area Meunasah, yang sebelumnya mengganggu aktivitas pelayanan pemerintahan desa dan kegiatan ibadah.
Ketua Kelompok 53 KKN, M Khoiranda Zulfan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan pascabencana. “Selain membersihkan fasilitas umum, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dan warga membagi tugas mulai dari membersihkan ruangan kantor, merapikan arsip yang terdampak banjir, hingga membersihkan lingkungan sekitar Kantor Keuchik dan Meunasah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat gotong royong.
Keuchik Desa Ujung Pacu, M. Nasir menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kesigapan mahasiswa KKN Kelompok 53 dalam membantu desa pasca banjir. Ia berharap sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa dapat terus terjalin selama masa KKN berlangsung.
Sementara itu, Koordinator Humas KKN 53, Shezy Anhar Tambunan, berharap melalui kegiatan bakti sosial ini Kantor Keuchik dapat kembali difungsikan secara maksimal sebagai pusat pelayanan masyarakat. “Selain itu, Meunasah diharapkan kembali bersih, nyaman, dan layak digunakan sebagai sarana ibadah, sekaligus menjadi simbol kebangkitan Desa Ujung Pacu pasca bencana banjir,” tuturnya.[*]
