Aceh Utara - Universitas Malikussaleh (Unimal) dipastikan akan menambah lima program studi (prodi) baru pada awal tahun 2026. Kepastian ini menyusul terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 1201/B/2025 tertanggal 24 Desember 2025 tentang izin pembukaan program studi di Universitas Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara.
Dalam keputusan tersebut, Unimal memperoleh izin penyelenggaraan tiga prodi program sarjana, yakni Bioteknologi, Teknik Lingkungan, dan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Sebelumnya, Unimal juga telah menerima izin pembukaan Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam melalui Kepmen Nomor 1044/B/O/2025 serta Prodi Pendidikan Vokasional Rekayasa Elektro melalui Kepmen Nomor 1155/B/O/2025. Dengan demikian, total terdapat lima prodi sarjana baru yang resmi diizinkan beroperasi.
Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Herman Fithra, ASEAN Eng, menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin tersebut. Ia mengungkapkan, dari delapan prodi yang diusulkan pada tahun 2025, lima prodi telah disetujui, sementara tiga prodi lainnya masih dalam proses. “Tiga prodi yang sedang berproses tersebut adalah Spesialis Bedah, Teknologi Pangan, dan Manajemen Sumber Daya Perairan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Azhari, mengatakan pihaknya akan segera menyurati Ketua Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) agar kelima prodi baru tersebut dapat dimasukkan dalam daftar prodi penerima mahasiswa baru pada SNPMB 2026. “Surat akan kami kirimkan segera karena jadwal SNPMB jalur SNBP sudah semakin dekat,” ujarnya.
Dengan penambahan lima prodi tersebut, saat ini Universitas Malikussaleh memiliki 55 program studi, terdiri atas 1 prodi doktor, 12 prodi magister, 38 prodi sarjana, 3 prodi profesi, dan 1 prodi diploma. [ryn]
