Pidie Jaya – Sumur wakaf bantuan Alumni Haji Furoda 2023 dari Yogyakarta menjadi kado istimewa di bulan suci Ramadhan bagi siswa dan guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Pidie Jaya, Desa Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua.
Sumur air bersih tersebut terwujud berkat komunikasi dan inisiasi Ustadz Azhar Kiran, yang dikenal sebagai Guru Inovasi Aceh, dengan H. Mahfud dari Yogyakarta bersama para Alumni Haji Furoda 2023 PT Nur Ramadhan Wisata Yogyakarta.
Air bersih yang kini mengalir di lingkungan madrasah menjadi solusi bagi kebutuhan air para siswa dan guru, terutama setelah wilayah tersebut sebelumnya terdampak banjir dan longsor pada akhir tahun 2025.
Proses pembangunan sumur berlangsung selama enam hari, sejak 10 hingga 14 Maret 2026. Pengerjaan dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena kondisi tanah yang masih labil akibat sisa lumpur banjir.
Meski menghadapi risiko longsor, tim di lapangan tetap berupaya menuntaskan pekerjaan sebelum pertengahan Ramadhan. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika air bersih mulai mengalir pada 15 Maret 2026.
Kepala MIN 4 Pidie Jaya, Zulkarnaini, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih. Sumur ini merupakan anugerah besar bagi sekolah kami, terutama untuk kebutuhan air bersih para siswa dan guru,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Azhar Kiran menyebutkan bahwa wakaf sumur air merupakan salah satu bentuk sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir selama dimanfaatkan.
“Semoga air yang digunakan untuk wudhu dan kebutuhan ibadah di madrasah ini menjadi amal jariyah bagi para donatur. Kami juga berharap bantuan ini memberi manfaat jangka panjang bagi para siswa,” katanya.
Kehadiran sumur wakaf tersebut tidak hanya membantu kebutuhan air bersih di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan persaudaraan antara masyarakat Yogyakarta dan Aceh di tengah momentum bulan suci Ramadhan.[*]
