Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Besar, H. Saifuddin, SE, mengatakan capaian tersebut merupakan prestasi membanggakan hasil kerja keras siswa, dukungan guru, serta pembinaan berkelanjutan di madrasah.
“Selamat kepada seluruh siswa yang lulus. Keberhasilan ini tidak terlepas dari motivasi belajar yang tinggi serta kerja keras yang konsisten,” ujar Saifuddin di Aceh Besar, Jumat (3/4/2026).
Sebaran Kelulusan Siswa Madrasah
Dari total 140 siswa yang lulus SNBP 2026, Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) menjadi penyumbang terbanyak dengan 54 siswa.
Disusul:
MAN 4 Aceh Besar: 17 siswa
MAN 3 Aceh Besar: 12 siswa
MAS Insan Qurani: 10 siswa
MAN 1 Aceh Besar: 8 siswa
Sementara itu, MAS Darul Ihsan, MAS Oemar Dyan, MAS Al Manar, dan MAS Mutaallimin masing-masing meluluskan 7 siswa. MAN 5 Aceh Besar dan MAS Asaasunnajah masing-masing 3 siswa, MAN 6 Aceh Besar dan MAS Imam Syafi’i masing-masing 2 siswa, serta MAS Daruzzahidin 1 siswa.
Diterima di Kampus Ternama
Para siswa diterima di berbagai program studi unggulan, seperti kedokteran, agribisnis, teknik perminyakan, teknik sipil, teknik pertambangan, arsitektur, psikologi, ilmu komunikasi, ekonomi, hingga sastra asing.
Adapun sejumlah perguruan tinggi tujuan antara lain:
Universitas Indonesia (UI)
Institut Pertanian Bogor (IPB)
Universitas Padjadjaran
Universitas Syiah Kuala
UIN Ar-Raniry
Universitas Sumatera Utara
Universitas Malikussaleh
Universitas Teuku Umar
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Komitmen Tingkatkan Mutu Madrasah
Saifuddin menegaskan, Kemenag Aceh Besar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan madrasah melalui penguatan kompetensi guru, pembinaan akademik, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Selain itu, madrasah juga didorong untuk membangun budaya prestasi dan inovasi dalam pembelajaran.
“Kami akan terus melakukan pembinaan berkelanjutan agar madrasah semakin unggul, baik dari sisi akademik maupun karakter. Ini bagian dari komitmen mencetak generasi yang kompetitif dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia berharap capaian ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya serta memperkuat posisi madrasah sebagai pilihan utama pendidikan berkualitas di Aceh Besar.
“Madrasah harus terus meningkatkan kualitas agar mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.[*]
