Iran Klaim Serangan Siber Hancurkan Pusat Data Oracle AS di Timur Tengah

Jakarta – Iran dilaporkan melancarkan serangan siber yang menargetkan pusat data perusahaan teknologi Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Dilansir dari Jurnallugas.com, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang fasilitas pusat data milik Oracle yang berada di wilayah Timur Tengah sebagai bagian dari eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan sekutunya.

Serangan tersebut disebut sebagai bentuk balasan atas aksi militer yang sebelumnya dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang memicu ketegangan geopolitik di kawasan.

Selain Oracle, sejumlah infrastruktur digital lain yang berkaitan dengan layanan komputasi awan juga disebut menjadi target dalam serangan tersebut. Aksi yang dilakukan mencakup berbagai metode, seperti serangan siber terkoordinasi, gangguan layanan (DDoS), hingga upaya perusakan dan pencurian data.

Namun, di sisi lain, klaim Iran tersebut menuai bantahan dari pihak otoritas setempat di wilayah yang disebut sebagai lokasi serangan. Mereka menyatakan tidak ada gangguan signifikan terhadap pusat data yang dimaksud.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa konflik di Timur Tengah kini tidak hanya berlangsung di medan militer konvensional, tetapi juga merambah ke ranah digital dan infrastruktur teknologi strategis. [*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama