Lhokseumawe – Humas RSUD Cut Meutia, Harry Laksamana, menyebutkan mayat yang ditemukan di perairan Lhokseumawe dipastikan berjenis kelamin pria. Kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis terhadap kondisi jenazah.
Dilansir pada AJNN, Selasa (31/3/2026), Harry menjelaskan kondisi jenazah saat dibawa ke rumah sakit sangat memprihatinkan. Sebagian besar tubuh telah mengalami pembusukan parah, bahkan beberapa bagian hanya tinggal tulang.
“Jenazahnya dibawa ke rumah sakit dan kondisinya memang memprihatinkan, daging sudah hancur, bahkan ada yang tinggal tulang saja,” ujar Harry.
Ia menambahkan, sejumlah bagian tubuh korban juga sudah tidak lengkap. Bagian kepala tidak ditemukan, sementara kaki hanya tersisa sebelah. Berdasarkan kondisi tersebut, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari tiga minggu.
Saat ini, jenazah masih berada di rumah sakit untuk proses identifikasi oleh pihak kepolisian. Setelah proses tersebut selesai dan surat keterangan dari kepolisian diterbitkan, jenazah akan segera dikebumikan.
Sebelumnya, sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di perairan Kota Lhokseumawe pada Senin (30/3/2026) dini hari dalam kondisi tidak utuh. Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Bustani, mengatakan mayat pertama kali ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 04.00 WIB saat melaut.
“Ketika ditemukan, mayat tersebut tidak memiliki identitas. Bahkan jenis kelaminnya juga tidak dapat dikenali dari kondisi tubuhnya,” kata Bustani.
Ia menyebutkan kondisi jenazah telah mengalami kerusakan parah, dengan bagian kepala hilang serta terdapat bekas gigitan tidak beraturan pada tubuh korban.[*]
