Mahasiswa Kritik Bimtek DPRK Pidie di Bali: Strategi Rampok Uang Rakyat

Pidie — Kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) anggota DPRK Pidie di Bali mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa. Mahasiswa Universitas Jabal Ghafur, Muhammad Pria Al Ghadzi, menilai kegiatan tersebut hanya menghamburkan uang rakyat.

“Selain merampok uang rakyat, mereka juga tidak memiliki hati nurani,” kata Muhammad Pria Al Ghadzi, dikutip dari Acehonline.co.

Ia menyebut selama hampir dua tahun menjabat, DPRK Pidie dinilai belum melahirkan program legislasi daerah (Prolegda) inisiatif yang berdampak bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan bimtek tidak harus dilakukan di Bali dan bisa dilaksanakan di Pidie dengan menghadirkan pemateri dari luar daerah demi menghemat anggaran.

Mahasiswa tersebut juga meminta penggunaan anggaran perjalanan dinas DPRK Pidie dibuka secara transparan kepada publik.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama