Serang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan sebanyak 55 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah tersebut kini telah beroperasi menjalankan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengatakan meski sebagian besar koperasi belum memiliki gedung permanen, kegiatan usaha tetap berjalan dengan memanfaatkan rumah pengurus maupun bangunan sewaan.
“Sementara yang sudah berjalan ada 55. Meskipun mereka belum punya bangunan, tapi mereka sudah berjalan. Berjalannya di rumah ketua atau bahkan ada juga yang mengontrak,” kata Adang di Serang, Jumat, (15/5/2026) seperti yang dikutip pada Antara.
Ia mengapresiasi antusiasme pemerintah desa dalam menggerakkan perekonomian melalui program koperasi tersebut. Menurutnya, sektor usaha KDMP difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat desa.
“Usahanya seperti sembako, gas, terus kalau misalkan apotek itu bisa, pengobatan, klinik. Jadi ada delapan item cakupan usaha yang ditekankan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.
Adang menjelaskan, dari total target 326 KDMP di Kabupaten Serang, baru 19 bangunan fisik yang pembangunannya telah rampung 100 persen.
Namun, bangunan tersebut masih belum digunakan karena menunggu jadwal peresmian serentak oleh Presiden RI yang diproyeksikan berlangsung pada Juli atau Agustus 2026.
“Selain 19 bangunan yang sudah selesai, saat ini ada 91 titik lagi yang masih dalam tahap pembangunan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan masih banyak koperasi yang terkendala lahan untuk pembangunan gedung permanen.
“Jadi banyak yang sampai sekarang belum memiliki lahan juga,” ujar Adang.[*]
