Aceh Tengah - Persatuan Bulutangkis (PB) Samurai Kabupaten Aceh Tengah sukses menggelar turnamen bulutangkis bertajuk "Samurai Cup I 2026".
Kompetisi yang mengusung tema "Bersatu dalam Sportivitas menjalin silahturahmi dan bangkit bersama pasca bencana" ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 18 hingga 21 Juni 2026. Seluruh rangkaian pertandingan dipusatkan di GOR D'Gayo Sport Center, Pinangan, Takengon, Aceh Tengah.
Adapun kegiatan ini diikuti 180 peserta berkompetensi 8 kategori yang diperlombakan yakni: Ganda Veteran Aceh Tengah, Benar Meriah, Gayo Lues, Bireuen, Lhokseumawe, Pidie, Pidie Jaya, Ganda Putra Umum, Ganda Putra Pemula Aceh Tengah dan Bener Meriah, Ganda Putri Umum,Tunggal Putra SMP, Tunggal Putri SD, Tunggal Pura SD dan Tunggal Putri SD
"Juara Umum diraih oleh PB Rajawali Bener Meriah dengan perolehan 11 Medali didalam 8 kategori yang dalam binaan oleh Khairula atau coach Akko" kata Ketua pelaksana, Erwin fahry. S.Pd kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).
Dikatakannya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat bagi para pencinta olahraga di Aceh Tengah.
"Sesuai dengan temanya, ajang ini dirancang sebagai momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga" jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris kegiatan, Abdul Rahmad, M.Pd menambahkan kegiatan ini membawa misi kemanusiaan yang kuat.
"Kejuaraan ini menjadi simbol semangat bagi masyarakat setempat untuk bangkit bersama serta memulihkan kondisi psikologis dan sosial pasca-bencana yang sempat melanda kawasan tersebut" ujarnya.
Ditambahkan, kegiatan ini dipadati oleh para penonton dan pendukung yang antusias menyaksikan jalannya pertandingan.
"Setiap perwakilan tim menunjukkan performa terbaik dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas di atas lapangan" ungkap Abdul Rahmad, M.Pd yang juga Dosen UMMAH.
"Suksesnya Samurai Cup I 2026 ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan PB Samurai dan kegiatan ini juga diharapkan memicu bangkitnya prestasi olahraga bulutangkis di Kabupaten Aceh Tengah sekaligus menggerakkan kembali roda aktivitas positif masyarakat" pungkasnya. [Fohan Muzakir]
