Kunjungan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán ke Moskow 

Kunjungan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán ke Moskow untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin memicu kecaman luas di Eropa.

Poin-poin utama:


- Orbán bertemu Putin selama lebih dari tiga jam, menandai pertemuan keempat mereka sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.

- Ia menegosiasikan kesepakatan energi, termasuk pengecualian satu tahun dari sanksi AS atas minyak Rusia, yang memperkuat ketergantungan Hungaria pada energi Rusia—bertentangan dengan kebijakan Uni Eropa.

- Orbán mengkritik pendekatan Uni Eropa terhadap Ukraina, menyatakan bahwa perang tidak bisa dimenangkan secara militer dan menuduh para pemimpin Eropa ingin memperpanjang konflik.

- Jacob Kirkegaard dari lembaga think tank Bruegel menyebut kunjungan ini sebagai "tindakan bermusuhan terhadap Brussels", dan menyebut Hungaria sebagai "kuda Troya Putin di dalam Uni Eropa".

- Hungaria menentang rencana UE untuk menggunakan aset Rusia yang dibekukan guna mendukung Ukraina, dan mendukung proposal perdamaian AS-Rusia yang tidak melibatkan Ukraina maupun UE.

- Orbán juga menunjukkan kedekatan dengan Presiden AS Donald Trump, yang memuji gaya kepemimpinan nasionalis Orbán.


---


Kunjungan ini memperlihatkan semakin jauhnya posisi Hungaria dari konsensus Uni Eropa terkait Rusia dan Ukraina, serta menimbulkan kekhawatiran tentang kohesi internal UE dan dampak geopolitiknya.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama