Enam Gampong di Tangan-Tangan Abdya Terendam Banjir



Blangpidie — Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak Jumat (2/1/2026) siang menyebabkan enam gampong di Kecamatan Tangan-Tangan terendam banjir. Banjir terjadi akibat meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Tangan-Tangan sekitar pukul 14.30 WIB, seperti yang dilansir pada analisaaceh.com.

Enam gampong terdampak yakni Mesjid, Pante Geulumpang, Padang Kawa, Drien Jaloe, Bineh Krueng, dan Blang Padang. Luapan air menggenangi rumah warga serta memutus akses jalan antar desa.

Genangan air membuat jalur transportasi tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Di beberapa titik, ketinggian air mencapai selutut orang dewasa di pekarangan rumah dan badan jalan.

Banjir juga diperparah oleh drainase permukiman dan area persawahan yang tidak mampu menampung debit air hujan. Akibatnya, belasan hektare lahan padi warga yang baru memasuki masa pertumbuhan terendam banjir.

Ketua Adat Sawah (Keujrun Blang) Gampong Mesjid, Muhammad Yakop, mengatakan sekitar tujuh hektare lahan padi di wilayahnya terdampak banjir. “Padi sedang dalam fase pertumbuhan dan anakan,” ujarnya.

Selain pertanian, banjir turut merugikan peternak. Seorang warga, Murdani, mengaku kehilangan sejumlah ayam ternaknya yang terseret arus banjir. “Air datang tiba-tiba dan sangat deras, ayam tidak sempat diselamatkan,” katanya.

Warga lainnya, Ampon, menyebut air banjir masuk hingga ke dalam kamar rumahnya. Upaya membuat tanggul darurat tidak mampu menahan derasnya arus air.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama