IMABI Salurkan Bantuan Donasi untuk Korban Bencana di Sumatra



Aceh Timur - Ikatan Mahasiswa Administrasi Bisnis/Niaga Indonesia (IMABI) Pusat bersama seluruh Pengurus Wilayah I (Sumatra) menyalurkan bantuan donasi berupa logistik dan kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Sumatra.

Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Sabtu, 4 Januari 2025, di Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana banjir dan longsor.

Kegiatan ini didampingi langsung oleh Pengurus Wilayah I (Sumatra) serta melibatkan mahasiswa dan mahasiswi Administrasi Bisnis dari berbagai perguruan tinggi di Sumatra, termasuk Universitas Malikussaleh.

Penghimpunan donasi dilakukan melalui penggalangan dana daring di media sosial resmi IMABI, yakni Instagram @IMABI, serta mendapat dukungan dari sejumlah himpunan mahasiswa Administrasi Bisnis/Niaga se-Indonesia. Selain itu, relawan IMABI juga melakukan penggalangan dana secara langsung di lapangan.

Salah seorang aparatur desa setempat, Syarboini, menyampaikan bahwa kondisi masyarakat masih sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak. Banyak rumah warga mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor. Selain kebutuhan hunian yang layak, masyarakat juga membutuhkan perbaikan sarana ibadah beserta perlengkapan ibadah, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Koordinator IMABI Wilayah I (Sumatra), Dilla Nazatul Amira, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses penggalangan hingga penyaluran bantuan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Sumatra.

IMABI turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan serta memperhatikan wilayah pelosok dan desa terpencil agar penyaluran bantuan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat terdampak.

Sementara itu, Koordinator Pusat IMABI, Evan Saputra, menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung penanggulangan dan pemulihan pascabencana. Ia menyebutkan, pada tahap selanjutnya IMABI juga akan menyalurkan bantuan kepada mahasiswa Administrasi Bisnis yang turut terdampak bencana di Sumatra.

“Selama proses pemulihan berlangsung, IMABI tetap membuka donasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi membantu korban bencana,” ujar Evan.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin, 5 Januari 2026, bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra telah mengakibatkan 1.177 orang meninggal dunia dan 148 orang dinyatakan hilang. Selain itu, tercatat sebanyak 178.479 rumah mengalami kerusakan, terdiri dari 52.303 rumah rusak berat, 43.933 rumah rusak sedang, dan 82.243 rumah rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada 215 fasilitas kesehatan, 3.188 fasilitas pendidikan, serta 803 rumah ibadah.

Menanggapi kondisi tersebut, IMABI kembali mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan bencana di Sumatra sebagai Bencana Nasional, guna mempercepat dan mengoptimalkan proses penanganan, rehabilitasi, serta rekonstruksi bagi masyarakat terdampak.[Syahrul]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama