Bireuen - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) secara resmi meluncurkan pembangunan 48 unit Hunian Darurat (HUNDAR) dan satu unit Sekolah Darurat untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Gampong Pante Lhong Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen, Kamis, (15/1/2026)
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan pemulihan fisik dan pendidikan berjalan beriringan.
Selain memberikan tempat bernaung yang layak, MDMC memprioritaskan agar anak-anak terdampak bencana dapat segera kembali bersekolah dengan aman.
Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan menjelaskan pendidikan tidak boleh terhenti lama akibat bencana.
"Fokus kami adalah pemulihan menyeluruh dan saat ini masyarakat butuh rumah untuk berlindung dan anak-anak butuh sekolah untuk masa depan mereka" jelasnya.
Dikatakannya, selain 48 unit Huniar Darurat, pihaknya juga membangun Sekolah Darurat untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang rusak berat akibat banjir di Gampong Pante Lhong Kecamatan Peusangan.
"Kami ingin anak-anak segera kembali belajar dan mendapatkan pemulihan psikososial melalui interaksi di sekolah," demikian Budi Setiawan. [Fohan Muzakir].
