Presiden Prabowo: Pemerintah Tetap Serius Tangani Bencana di Sumatera



Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tetap serius menangani bencana di wilayah Sumatera meski tidak menetapkannya sebagai bencana nasional. Keputusan tersebut diambil karena negara dinilai masih mampu menangani dampak bencana yang terjadi di beberapa provinsi.

“Masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional. Masalahnya kita punya 38 provinsi, dan bencana ini berdampak di tiga provinsi. Kalau kita sebagai negara masih mampu menghadapi, maka tidak perlu ditetapkan sebagai bencana nasional,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan, tidak adanya status bencana nasional bukan berarti pemerintah meremehkan kondisi di lapangan. Menurutnya, keterlibatan langsung anggota Kabinet Merah Putih menjadi bukti keseriusan pemerintah.

“Hari ini ada sekitar 10 menteri berada di Aceh, dua di Aceh Utara, dan sejumlah menteri lainnya di daerah terdampak lain,” kata Prabowo.

Ia juga memastikan pemerintah bekerja maksimal dalam penanganan pascabencana, termasuk menyiapkan anggaran yang memadai. “Kita memandang ini sangat serius dan akan habis-habisan membantu. Anggaran sudah kita siapkan cukup besar,” ujarnya.

Dikutip pada antaranews.com, Kamis (1/1/2026), Presiden Prabowo turut meninjau pembangunan Rumah Hunian Danantara di Kebun Tj Seumantoh, Karang Baru, Aceh Tamiang. Hunian tersebut dibangun oleh BPI Danantara untuk warga terdampak bencana dan mulai dikerjakan sejak 24 Desember 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan menerima penjelasan langsung dari CEO Danantara Rosan Roeslani terkait progres pembangunan hunian. Presiden juga menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi dengan warga setempat.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama