Jakarta — Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Kamis (5/2/2026).
Pengangkatan Juda Agung ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3/M Tahun 2026. Kehadirannya di Kementerian Keuangan diharapkan memperkuat konsolidasi kebijakan ekonomi pemerintah di tengah dinamika global yang kian kompleks.
Usai prosesi pelantikan, Juda Agung menyampaikan arahan Presiden yang menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Sinergi antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil menjadi kunci untuk memastikan program-program prioritas pemerintah berjalan efektif dan berkelanjutan.
Menurutnya, harmonisasi kebijakan antarotoritas harus dilakukan secara terukur dan responsif terhadap perkembangan ekonomi. Ia juga menegaskan bahwa kebijakan intervensi nilai tukar rupiah sepenuhnya berada dalam kewenangan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter.
Lebih lanjut, Juda menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara otoritas fiskal dan moneter, termasuk melalui pertukaran pengalaman dan koordinasi yang intensif. Langkah tersebut dinilai strategis untuk memperkuat daya tahan ekonomi nasional sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi di tengah tantangan global.[*]
