Aceh Utara – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa, menyambut kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) RI, Djamari Chaniago, dalam rangka meninjau progres pembangunan hunian tetap (huntap) sekaligus menyerahkan 104 unit rumah bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Gampong Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Sabtu (14/3/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat bersama pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana serta memastikan ketersediaan hunian layak bagi warga yang terdampak banjir.
Rombongan Menkopolkam tiba di Bandara Malikussaleh, Kecamatan Muara Batu, sekitar pukul 08.09 WIB menggunakan pesawat charter Gulfstream 500 dengan nomor registrasi PK-BIN. Kedatangan rombongan disambut unsur TNI, Polri, serta pejabat pemerintah daerah.
Selanjutnya, rombongan menuju lokasi hunian tetap di Gampong Kuala Cangkoi untuk meninjau langsung pembangunan rumah bagi masyarakat korban bencana. Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan tiba di lokasi dan disambut ratusan masyarakat serta unsur pemerintah daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Pangdam Kodam Iskandar Muda Joko Hadi Susilo, serta Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah bersama unsur Forkopimda lainnya.
Rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid At-Taqwa Kuala Cangkoi yang berada di kawasan hunian tetap. Acara diawali dengan syukuran dan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada perwakilan warga penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati Ismail A. Jalil menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan serta perhatian pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat Aceh Utara yang terdampak bencana.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Bapak Menkopolkam, Kepala BNPB, dan Gubernur Aceh atas perhatian dan dukungan dalam percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat kami yang terdampak bencana,” ujar Ayah Wa.
Ia berharap hunian tetap tersebut dapat memberikan kenyamanan sekaligus harapan baru bagi warga untuk memulai kehidupan yang lebih baik. Ayah Wa juga meminta masyarakat yang rumah bantuannya belum selesai agar bersabar karena pemerintah masih terus memproses pembangunan bagi warga yang belum mendapatkan bantuan rumah.
Sementara itu, Menkopolkam Djamari Chaniago menjelaskan bahwa pembangunan hunian tetap tersebut juga melibatkan masyarakat setempat dalam proses pengerjaannya.
Selain menyediakan rumah layak huni, kawasan tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas dasar seperti jaringan listrik, air bersih, serta sistem penyaringan air minum untuk mendukung kebutuhan warga.
Pada kesempatan yang sama, Menkopolkam juga menyerahkan bantuan lima ekor sapi untuk keperluan meugang bagi kepala keluarga yang menempati hunian tetap tersebut, serta bantuan uang untuk kebutuhan dapur bagi masing-masing keluarga penerima manfaat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan prasasti peresmian hunian tetap serta penyerahan penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam pembangunan.
Sekitar pukul 11.45 WIB, rombongan meninggalkan lokasi hunian tetap dan kembali menuju Bandara Malikussaleh untuk melanjutkan perjalanan.
Adapun komplek hunian tetap tersebut dibangun di lahan eks Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Cangkoi yang sebelumnya tidak difungsikan. Kini kawasan tersebut telah tertata rapi dengan deretan rumah permanen yang dilengkapi fasilitas sanitasi yang layak.
Salah satu warga penerima manfaat, Badliansyah, mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah Aceh, serta Bupati Aceh Utara atas bantuan hunian tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, Gubernur Aceh, dan Bupati Ayah Wa yang telah membantu kami mendapatkan rumah layak huni,” ujarnya di sela-sela acara seremonial.[*]
