PMII Aceh Salurkan 100 Paket Al-Qur’an untuk Penyintas Banjir dan Santri Kurang Mampu di Aceh Timur



Aceh Timur – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Aceh menyalurkan 100 paket Al-Qur’an kepada penyintas banjir serta santri kurang mampu di Kabupaten Aceh Timur.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris PKC PMII Aceh, Muhammad Rizwan, di Dayah Tanwirul Ulum Annazwary dan salah satu dayah di Desa Bantayan, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, Sabtu (14/3/2026).

Bantuan tersebut ditujukan kepada dayah dan masyarakat gampong yang terdampak banjir, khususnya bagi warga kurang mampu yang masih membutuhkan dukungan dalam menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim.

Selain menyalurkan bantuan, rombongan PMII Aceh juga meninjau langsung kondisi rumah warga penerima manfaat. Dari hasil peninjauan, sejumlah rumah diketahui berada dalam kondisi memprihatinkan dan dinilai belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah.

Sekretaris PKC PMII Aceh, Muhammad Rizwan, mengatakan para kader PMII turut terlibat langsung dalam proses penyaluran bantuan kepada masyarakat di desa tersebut. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu dan bermanfaat bagi warga terdampak banjir.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap apa yang disalurkan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rizwan.

Sementara itu, Ketua PKC PMII Aceh, Teuku Raysoel Akram, menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial organisasi. Menurutnya, PMII tidak hanya berperan sebagai organisasi kaderisasi intelektual, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang konsisten mengawal nilai-nilai kemanusiaan.

“PMII hadir untuk memastikan masyarakat korban bencana tetap memiliki harapan dan semangat untuk bangkit. Kami ingin menunjukkan bahwa solidaritas adalah kekuatan utama bangsa ini,” kata Raysoel.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama