Tiga Remaja Desa Kiran Dayah Raih Juara Pidato Bahasa Asing Se-Pidie Jaya

Pidie Jaya – Desa Kiran Dayah, Kecamatan Jangka Buya, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat kabupaten. Di bawah kepemimpinan Geuchik Tgk. Mansur, tiga remaja asal gampong tersebut berhasil meraih juara pada cabang lomba pidato bahasa asing dalam Festival Islami memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Pidie Jaya dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Pengumuman para pemenang berlangsung pada Senin (15/6/2026) malam, di tengah kemeriahan pawai mobil hias menyambut 1 Muharram. Suasana haru dan takbir pun mengiringi saat nama ketiga utusan Kiran Dayah diumumkan oleh dewan juri sebagai peraih prestasi terbaik.

Prestasi tersebut turut disaksikan langsung oleh Bupati Pidie Jaya, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat daerah yang hadir dalam penutupan kegiatan.

Festival Islami yang digelar pada 10–13 Juni 2026 di Gedung MTQ Pidie Jaya itu diikuti ratusan peserta dari berbagai jenjang usia dan lembaga pendidikan keagamaan se-Kabupaten Pidie Jaya. Meski persaingan berlangsung ketat, para peserta dari Desa Kiran Dayah mampu tampil percaya diri dan memukau dewan juri.

Adapun prestasi yang berhasil diraih, yakni:

M. Waliyul Azka meraih Juara I Pidato Bahasa Arab Putra.

M. Hafidhul Azka meraih Juara III Pidato Bahasa Inggris.

Naura Azkiya Zafina meraih Juara Harapan II Pidato Bahasa Inggris.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan generasi muda yang dilakukan di Desa Kiran Dayah, khususnya dalam pengembangan kemampuan berbahasa asing dan pendidikan keislaman.

Geuchik Kiran Dayah, Tgk. Mansur, didampingi Sekretaris Desa Tgk. Misbah serta tokoh masyarakat Tgk. Murtaza, turut hadir memberikan dukungan penuh sejak awal perlombaan hingga malam pengumuman pemenang.

Tgk. Mansur menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya atas terselenggaranya Festival Islami tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi wadah positif untuk meningkatkan semangat belajar generasi muda, mengembangkan syiar pendidikan Islam, sekaligus membentuk karakter anak-anak yang berilmu, berprestasi, dan berakhlak mulia.

"Ajang seperti ini sangat bermanfaat untuk memotivasi anak-anak agar terus belajar dan mengasah kemampuan mereka. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berbuat yang terbaik bagi daerah," ujar Tgk. Mansur.

Prestasi yang diraih tiga remaja Desa Kiran Dayah tersebut sekaligus menegaskan bahwa gampong mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya memahami nilai-nilai keislaman, tetapi juga memiliki daya saing melalui penguasaan bahasa asing.[Az]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama