Lhokseumawe – Harga pisang barangan di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe mengalami kenaikan selama bulan suci Ramadhan. Kondisi ini dinilai cukup menguntungkan bagi petani maupun pedagang di pasar tradisional tersebut, Sabtu (14/3/2026).
Salah seorang pedagang di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe, Muhammad, mengatakan harga pisang barangan saat ini mencapai sekitar Rp15.000 per sisir di tingkat pedagang. Harga tersebut dinilai cukup baik dan memberikan keuntungan bagi petani serta pedagang.
Ia menjelaskan, kondisi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya selama bulan puasa harga pisang barangan justru mengalami penurunan hingga sekitar Rp8.000 per sisir di pasaran.
Meningkatnya harga pisang barangan dipengaruhi oleh tingginya permintaan masyarakat selama bulan Ramadhan. Buah pisang sering dijadikan bahan utama berbagai menu berbuka puasa seperti kolak dan gorengan.
Selain itu, pasokan dari petani juga tidak terlalu melimpah sehingga harga tetap stabil di tingkat pedagang. Kondisi tersebut membuat petani pisang di sejumlah daerah sekitar Lhokseumawe merasa terbantu dengan harga jual yang lebih baik. Hal itu sebagaimana yang dilansir pada media RRI.co.id.
Para pedagang berharap harga pisang barangan dapat bertahan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri agar petani dan pedagang sama-sama memperoleh keuntungan dari meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadhan.[*]
