Iran Aktifkan Pertahanan Udara saat Trump Hadapi Deadline Kongres AS

Jakarta – Sistem pertahanan udara Iran dilaporkan diaktifkan untuk menghadapi ancaman pesawat kecil dan drone pada Kamis malam, di tengah meningkatnya tensi dengan Amerika Serikat.

Dilansir pada detik.com, Jumat (1/5/2026), kantor berita Iran, Tasnim dan Fars, menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara terdengar aktif di sejumlah wilayah ibu kota Teheran.

Sistem pertahanan udara Iran disebut dioperasikan untuk menghadapi pesawat kecil dan drone pengintai selama sekitar 20 menit. Setelah itu, situasi kembali normal tanpa adanya laporan serangan lanjutan.

Di sisi lain, ketegangan juga meningkat di Washington. Pemerintahan Donald Trump tengah menghadapi batas waktu dari Kongres AS terkait otorisasi penggunaan kekuatan militer terhadap Iran.

Masih dalam laporan yang sama, pejabat senior pemerintahan AS menyatakan bahwa batas waktu 60 hari untuk memperoleh persetujuan Kongres dinilai tidak lagi berlaku, karena konflik dianggap telah mereda sejak adanya gencatan senjata.

“Untuk keperluan Resolusi Kekuatan Perang, permusuhan yang dimulai pada 28 Februari telah berakhir,” ujar pejabat tersebut, merujuk pada tidak adanya baku tembak antara Amerika Serikat dan Iran sejak gencatan senjata pada 7 April.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama