Edukasi Literasi Digital, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMMAH Gandeng Polres Bireuen Bahas Etika Medsos



Bireuen – Polres Bireuen mengelar diskusi bersama mahasiswa membahas mengenai etika dan penggunaan media sosial yang bijak di era digital.

Kegiatan ini dilaksanakan di Caffe BSD Bireuen, Rabu, (29/4/2026) dihadiri Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Bireuen, Aipda Muhammad Fuady, M.S.M.

Dalam diskusi ini Winda Arifan mewakili mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH).

Dalam diskusi tersebut, Aipda Muhammad Fuady menekankan pentingnya bagi generasi muda, khususnya mahasiswa komunikasi, untuk memahami batasan hukum dalam ruang digital. 

Ia menyoroti bagaimana UU ITE menjadi pagar agar pengguna tidak terjerumus dalam penyebaran berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, maupun pencemaran nama baik.

"Media sosial adalah pedang bermata dua. Jika digunakan dengan benar, ia menjadi alat pemberdayaan yang luar biasa. Namun, jika tanpa etika, bisa merugikan diri sendiri dan orang lain secara hukum," ujar Aipda Fuady di hadapan para mahasiswa.

Diskusi berlangsung hangat dengan antusiasme mahasiswa yang melontarkan berbagai pertanyaan terkait keamanan data pribadi dan cara menyaring informasi di tengah arus digital yang begitu cepat. 

"Kami sebagai mahasiswa berharap melalui kolaborasi dengan Polres Bireuen ini, mahasiswa UMMAH dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat tentang literasi digital" kata Winda Arifan.

"Adanya kegiatan diskusi ini perlunya komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat, positif, dan produktif di wilayah Kabupaten Bireuen dan kami mahasiswa siap menjadi duta literasi digital" pungkasnya.[Fohan Muzakir]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama