Aceh Utara – Suasana panen raya penuh semangat terlihat di persawahan Gampong Tengoh, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Senin (4/5/2026). Para petani kini mulai meninggalkan cara tradisional dan beralih menggunakan mesin modern combine harvester untuk memanen padi.
Penggunaan teknologi pertanian ini menjadi perhatian karena mampu mempercepat proses panen sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petani di wilayah tersebut.
Mesin Combine Harvester Permudah Panen Padi
Mesin combine harvester dikenal sebagai alat pertanian “tiga dalam satu”. Dalam satu kali proses, mesin ini mampu memotong batang padi, merontokkan bulir dari tangkai, serta membersihkan gabah dari kotoran dan jerami.
Hasilnya, gabah bersih langsung keluar dari mesin dan siap dimasukkan ke dalam karung, sehingga proses panen menjadi lebih praktis dan efisien.
Alasan Petani Aceh Utara Beralih ke Mesin Modern
Sejumlah petani di Gampong Tengoh mengaku sangat terbantu dengan kehadiran alat ini. Selain mempercepat waktu panen, penggunaan mesin juga mampu menekan biaya operasional.
Jika sebelumnya panen satu hektare sawah membutuhkan waktu dua hingga tiga hari dengan melibatkan banyak tenaga kerja, kini proses tersebut dapat diselesaikan hanya dalam beberapa jam.
Selain itu, petani tidak lagi kesulitan mencari tenaga kerja musiman. Biaya sewa mesin dinilai lebih terjangkau dibandingkan total upah pekerja manual.
Dari sisi hasil, mesin combine harvester juga dinilai lebih rapi dan minim kehilangan gabah. Bulir padi yang biasanya tercecer saat panen manual kini dapat diminimalkan, sehingga pendapatan petani lebih optimal.
Testimoni Petani
Salah satu petani setempat, Usman (50), mengaku merasakan langsung manfaat penggunaan mesin tersebut.
“Dulu kalau musim panen, badan terasa pegal karena harus membungkuk seharian. Sekarang cukup mengawasi mesin bekerja. Anak-anak muda juga lebih tertarik ikut membantu karena pekerjaannya lebih ringan,” ujarnya.
Dukungan Pemerintah Gampong
Perangkat Gampong Tengoh menyambut positif modernisasi pertanian ini. Mereka menilai penggunaan alat mesin pertanian menjadi langkah maju dalam meningkatkan produktivitas petani di Kecamatan Nisam.
Pemerintah gampong juga berkomitmen untuk terus mendorong akses petani terhadap teknologi pertanian modern, termasuk mesin panen padi.
Harapan Petani Pasca Panen
Di tengah panen raya, para petani berharap harga gabah tetap stabil agar hasil panen memberikan keuntungan maksimal. Dengan kualitas gabah yang lebih bersih berkat penggunaan mesin, mereka optimistis hasil panen akan lebih mudah terserap pasar.
Panen raya di Gampong Tengoh menjadi contoh nyata bagaimana pemanfaatan teknologi pertanian mampu meningkatkan efisiensi kerja dan kesejahteraan petani di Aceh Utara. [SB]
