Tuban – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan groundbreaking gudang pangan serta launching SPPG Polri Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Presiden menilai Polri telah menunjukkan kontribusi nyata di lapangan, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
“Saya melihat peran Polri luar biasa. Karena leadership, kepemimpinan kalau bagus, harus kita akui bagus,” kata Prabowo.
Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi tidak terlepas dari kualitas kepemimpinan yang mampu menghadirkan kerja nyata dan inovasi bagi masyarakat.
Prabowo juga mengapresiasi berbagai inovasi yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket energi alternatif hingga pengembangan pupuk dari bahan batubara berkualitas rendah.
Ia menilai inovasi tersebut menjadi solusi di tengah tantangan krisis energi dan upaya peningkatan produktivitas pertanian nasional.
“Menurut saya inovasi-inovasi semacam itu menjadi jawaban di tengah tantangan krisis energi dan kebutuhan peningkatan produktivitas pertanian nasional,” ujarnya.
Selain itu, Presiden turut menyinggung berbagai kritik yang selama ini diterima Polri. Namun, menurutnya, kritik tersebut dapat dijawab melalui pembuktian kerja nyata.
“Kalian sering dicaci maki, sedikit-sedikit reformasi. Sekarang bisa membuktikan,” ungkap Prabowo.
Menutup sambutannya, Presiden menyampaikan terima kasih atas langkah strategis Polri dalam pembangunan gudang pangan dan peluncuran operasional SPPG baru yang dinilai berdampak besar bagi masyarakat.
“Kepolisian Indonesia, terima kasih. Prestasimu, groundbreaking 10 gudang tanaman pangan ditambah yang sudah dibangun, luar biasa. Launching operasional 166 SPPG baru juga sangat penting,” pungkasnya.[H.R]
