Kisah Guru Terbaik Aceh Bangkitkan Semangat Warga Pasca Bencana Pidie Jaya Lewat Program Waqaf Alquran



Pidie Jaya — Di tengah luka dan duka akibat banjir dan longsor yang melanda Kabupaten pada akhir 2025 lalu, secercah harapan hadir melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh hati. Sejak hari kelima pasca-bencana hingga Minggu (15/2/2026), gerakan wakaf Al-Qur’an terus bergulir untuk menguatkan kembali semangat spiritual masyarakat terdampak.

Aksi mulia ini dipimpin oleh , seorang guru berprestasi tingkat nasional asal Aceh. Ia turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan puluhan mushaf Al-Qur’an wakaf, memastikan kegiatan mengaji dan syiar Islam tetap berjalan meski masyarakat sedang berjuang bangkit dari bencana.

Disalurkan ke Gampong dan Posko Pengungsian

Salah satu titik penyaluran berada di Gampong , Kecamatan . Sebanyak 50 mushaf Al-Qur’an diserahkan kepada aparatur gampong dan warga setempat. Bantuan tersebut disambut haru oleh masyarakat yang kehilangan banyak harta benda, termasuk kitab suci yang rusak atau hanyut akibat banjir.

“Kami sangat bersyukur. Bantuan Al-Qur’an ini sangat kami butuhkan agar bisa kembali mengaji dan mendekatkan diri kepada Allah setelah ujian ini,” ujar salah seorang warga dengan penuh haru.

Selain di gampong, bantuan juga disalurkan ke posko pengungsian seperti di , serta balai pengajian dan rumah-rumah warga. Bahkan, dalam satu kesempatan, Tgk Azhar membagikan 15 mushaf Al-Qur’an secara spontan kepada warga yang melintas di jalan lintas Banda Aceh–Medan sebagai bentuk syiar di tengah situasi darurat.

Kolaborasi dan Dukungan Lintas Daerah

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi an antara Tgk Azhar Kiran dengan Ustad Abdullah Manaf (Pak Manaf) yang berasal dari Banda Aceh. "beliau adalah seorang guru hebat dan sangat peduli kepada warga terdampak banjir di Pidie Jaya" Ujar Tgk Azhar

Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak, termasuk keluarga besar Gramedia Aceh via Pak Manaf serta keluarga besar PD-IPARI Pidie melalui Tgk H. Mukhlisuddin.

“Kegiatan ini kami lakukan semata-mata karena Allah. Kami prihatin melihat masyarakat kehilangan banyak hal. Di tengah ujian ini, mendekatkan diri kepada Sang Khalik menjadi kekuatan utama untuk bangkit,” ungkap Tgk Azhar.

Guru Berprestasi yang Mengabdi untuk Masyarakat

Nama Tgk Azhar Kiran dikenal luas sebagai sosok pendidik berdedikasi yang mengharumkan nama Aceh dengan meraih penghargaan Guru Terbaik tingkat nasional di pada tahun 2025. Namun, prestasi tersebut tidak membuatnya berpuas diri. Sebaliknya, ia semakin terdorong untuk mengabdi dan membantu masyarakat, khususnya di daerah kelahirannya.

Melalui gerakan wakaf Al-Qur’an ini, Tgk Azhar berharap literasi keagamaan masyarakat tetap terjaga dan menjadi fondasi kuat dalam proses pemulihan pasca-bencana.

Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa seorang guru tidak hanya mendidik di ruang kelas, tetapi juga hadir sebagai cahaya harapan di tengah kesulitan.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama