REMA IC Mengajar: Meusapat, Meutaloe, Meusaboh


Lhokseumawe — Remaja Masjid Agung Islamic Centre Kota Lhokseumawe (REMA IC) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian sosial dan pendidikan melalui program REMA IC Mengajar. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi ilmu, kepedulian, dan kebersamaan dengan anak-anak serta masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan pendampingan pendidikan dan keagamaan.

Mengusung slogan “Meusapat, Meutaloe, Meusaboh”, REMA IC Mengajar hadir dengan semangat kebersamaan (meusapat), kerja sama (meutaloe), dan saling membantu (meusaboh). Program ini tidak hanya berfokus pada pengajaran, tetapi juga membangun karakter, nilai keislaman, serta menumbuhkan semangat belajar anak-anak melalui pendekatan yang ramah dan menyenangkan.

Ketua REMA IC, M. Ridha, S.E, menyampaikan bahwa REMA IC Mengajar merupakan wujud nyata peran pemuda masjid dalam menjawab kebutuhan sosial di tengah masyarakat. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai sahabat dan pendamping bagi anak-anak, agar mereka tetap semangat belajar dan dekat dengan nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Sadjeli menambahkan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak dan dukungan masyarakat setempat. “Semangat gotong royong dan keikhlasan relawan menjadi kekuatan utama dalam menjalankan program ini,” katanya.

REMA IC Mengajar diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk aktif berkontribusi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kemanusiaan. REMA IC berkomitmen untuk terus menebar manfaat dan menghadirkan harapan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.[Fikri]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama