Pastikan Santri Tetap Belajar, Tim Monev Sidak Dayah Pasca Bencana di Aceh Utara


Aceh Utara — Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara mulai melakukan kunjungan langsung ke sejumlah dayah untuk memastikan aktivitas belajar mengajar kembali berjalan normal pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.

Kunjungan lapangan ini dilakukan guna mengevaluasi kesiapan tenaga pengajar, kondisi sarana dan prasarana, serta mendata jumlah santri yang telah kembali aktif mengikuti kegiatan belajar di pemondokan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Muhammad Yunus, S.Hi, mengatakan, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan dan kualitas pendidikan dayah, khususnya setelah terdampak bencana.

“Kami ingin memastikan seluruh santri dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman. Selain itu, fasilitas dayah yang terdampak harus segera diperbaiki. Mulai hari ini, Sabtu (24/1/2026), kami telah menurunkan tim monev ke 286 dayah di Kabupaten Aceh Utara,” ujar Tgk. Muhammad Yunus.

Selain memastikan proses belajar mengajar, kegiatan monev ini juga dilakukan sebagai bagian dari agenda tahunan dalam rangka penyaluran ikramiah atau insentif bagi para guru dayah. Oleh karena itu, monitoring dilakukan terhadap 268 dayah aktif yang tersebar di berbagai kecamatan.

“Sesuai agenda kerja yang telah disusun, monev dayah dilaksanakan di awal tahun untuk memperoleh data yang valid mengenai kondisi terkini dayah. Data ini akan menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan program kerja tahun 2026,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, saat ini terdapat 286 dayah yang terdaftar, dengan rincian Dayah Tipe A+ sebanyak 7 unit, Tipe A 22 unit, Tipe B 65 unit, Tipe C 105 unit, serta Tipe D atau non-tipe sebanyak 87 unit.

Melalui kegiatan monev ini, diharapkan pemulihan aktivitas pendidikan dayah pascabencana dapat berjalan optimal, sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran bagi ribuan santri di Aceh Utara. (Sz07)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama