Jakarta — Roy Suryo melaporkan tujuh orang ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang diduga dilakukan melalui konten video di sejumlah kanal YouTube. Laporan tersebut telah teregistrasi dengan nomor LP/B/114/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 6 Januari 2026, sebagaimana dikutip dari pemberitaan detik.com, Jumat (9/1/2026).
Roy Suryo menyebutkan, tujuh orang yang dilaporkan masing-masing berinisial A, B, D, F, L, U, dan V. “Itu adalah orang-orang yang kami laporkan, dan sudah ada dalam detail laporan kepolisian,” ujar Roy Suryo.
Kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gofur Sangaji, menjelaskan bahwa laporan tersebut terbagi dalam dua klaster. Klaster pertama menyangkut lima terlapor yang diduga melakukan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tuduhan bahwa ijazah Roy Suryo palsu. Sementara klaster kedua melibatkan dua terlapor yang dituduh menyebarkan narasi bahwa Roy Suryo terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, saat yang bersangkutan masih menjadi kader Partai Demokrat.
Menurut Abdul Gofur, pelaporan tersebut bukan semata karena Roy Suryo merasa diserang secara pribadi, melainkan sebagai upaya melindungi harkat dan martabatnya sebagai warga negara. Ia menegaskan bahwa kliennya selama ini mengalami fitnah secara masif yang dinilai merugikan secara hukum dan moral.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini masih melakukan pendalaman. “Pasal yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik dan/atau fitnah, Pasal 433 Ayat (2) KUHP dan/atau Pasal 434 Ayat (1) KUHP,” ujar Budi Hermanto.
Budi Hermanto menjelaskan, laporan Roy Suryo berkaitan dengan video YouTube yang memuat judul dan isi yang dinilai tidak sesuai fakta serta mencemarkan nama baik, termasuk narasi yang menyebut “Ijazah S3 Roy Suryo Palsu”. Selain itu, terdapat beberapa akun YouTube lain yang juga mengunggah konten serupa. Atas dasar itu, pelapor mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.[*]
