Aceh Tamiang – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Mandiri Kelompok 13 UIN Sultanah Nahrasiyah menunjukkan dedikasinya dalam bidang pendidikan agama. Sejak Senin (23/2/2026), mereka rutin melaksanakan pengabdian dengan mengajar santri di TPQ Husnul Khatimah setiap sore hari. Program ini dijadwalkan berlangsung secara intensif hingga 1 Maret mendatang.
Guna mengusir kejenuhan dan meningkatkan minat belajar anak-anak, para mahasiswa tidak hanya memberikan materi mengaji konvensional, tetapi juga menyisipkan berbagai games edukatif serta sesi pembagian hadiah bagi santri yang aktif.
Liza Zahra Lubis, salah satu anggota KPM Kelompok 13 yang bertugas mengajar, menjelaskan bahwa pendekatan interaktif ini terbukti efektif menarik perhatian para santri.
"Kami berupaya agar suasana mengaji di TPQ Husnul Khatimah ini menjadi lebih hidup. Dengan adanya selingan games dan apresiasi berupa hadiah kecil, adik-adik menjadi lebih bersemangat dan tidak merasa bosan saat mendalami ilmu agama," jelas Liza.
Inovasi yang dibawa mahasiswa ini mendapat sambutan hangat dari para orang tua murid. Buk Yati, salah satu orang tua santri, mengaku senang dengan perubahan suasana di tempat pengajian tersebut.
"Alhamdulillah, kehadiran mahasiswa KPM sangat membawa pengaruh positif. Anak-anak jadi lebih antusias berangkat mengaji setiap sore. Kami selaku orang tua sangat berterima kasih karena metode mengajarnya yang seru membuat anak-anak betah belajar," ungkap Buk Yati.
Melalui kegiatan rutin ini, KPM Kelompok 13 berharap semangat belajar yang tinggi ini dapat terus terjaga meskipun masa pengabdian mereka nantinya berakhir. Harapan besarnya, TPQ Husnul Khatimah dapat terus menjadi pusat pendidikan karakter dan agama yang menyenangkan bagi generasi muda di desa tersebut, sehingga melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual dan spiritual. [Fohan Muzakir]
