Mahasiswa Agroekoteknologi UNIMAL Jalani PKL di PTPN IV Sumut, Perdalam Budidaya Sawit



Aceh Utara — Informasi pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (UNIMAL) di Sumatera Utara baru diterima redaksi pada Selasa, 10 Februari 2026.

Kegiatan PKL tersebut dilaksanakan di PTPN IV Regional 2 PalmCo, tepatnya di Kebun Tanjung Garbus, Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Program berlangsung selama satu bulan, sejak 12 Januari hingga 12 Februari 2026.

Sebanyak enam mahasiswa yang mengikuti PKL yakni M. Dimas Rizki, Arman Maulana, M. Khalis, Rabiatul Adawiyah, Nabila Tri Afsari, dan Nurhaliza. Mereka didampingi dua dosen pembimbing, Dr. Baidhawi, S.P., M.P., dan Mira Humaira, M.Si.

Ketua kelompok PKL, M. Dimas Rizki, mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit.

“Melalui PKL ini, kami bisa melihat langsung proses budidaya kelapa sawit, mulai dari pembibitan hingga tahap pemeliharaan tanaman,” ujarnya.

Manager PTPN IV Regional 2 PalmCo, Zulfahmi Agustian, menyambut baik kehadiran mahasiswa UNIMAL di Kebun Tanjung Garbus. Ia berharap mahasiswa memperoleh pemahaman menyeluruh tentang sistem pengelolaan perkebunan sawit, mulai dari tahap pre-nursery dan main nursery, hingga pengelolaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), Tanaman Menghasilkan (TM), dan Tanaman Ulang (TU).

Selama kegiatan, mahasiswa juga mendapat pendampingan teknis dari jajaran kebun, di antaranya Asisten Kepala Rayon B Heri Syafrial dan Asisten Afdeling VI Hery Arianto. Mereka membekali mahasiswa dengan pengetahuan lapangan mengenai perawatan bibit sawit yang membutuhkan penanganan intensif, seperti penyiraman, pemupukan, pengendalian gulma, hingga penyemprotan pestisida secara rutin.

Mandor Kebun Afdeling VI, Muhammad Riski Fauzi, menambahkan bahwa penyemprotan insektisida dan fungisida menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tanaman dari serangan hama dan penyakit.

Selain mendapatkan teori, mahasiswa juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas lapangan, termasuk praktik penyemprotan dan pemeliharaan bibit. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan keterampilan teknis dan kompetensi di bidang budidaya pertanian, khususnya komoditas kelapa sawit.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama