Lhokseumawe – Suasana haru menyelimuti puluhan anak yatim kurang mampu di penghujung bulan suci Ramadan 1447 H. Sebanyak 33 anak yatim dari Desa Meunasah Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, diajak berbelanja kebutuhan Lebaran di Suzuya Plaza, Banda Sakti, Rabu (17/3/2026).
Didampingi perangkat desa, para anak yatim tampak antusias memilih pakaian baru yang akan dikenakan saat Hari Raya Idulfitri. Setiap anak menerima bantuan sebesar Rp400.000 untuk membeli baju, celana, maupun perlengkapan Lebaran lainnya sesuai kebutuhan masing-masing.
Geuchik Desa Meunasah Mesjid Punteut, Tengku Albar Kasem, mengatakan kegiatan sosial tersebut telah memasuki tahun ketiga dan menjadi agenda rutin desa setiap menjelang Lebaran.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak yatim. Alhamdulillah, hingga tahun ini masih dapat terlaksana berkat dukungan para donatur dan kontribusi desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian anak yatim yang menerima bantuan juga merupakan korban terdampak banjir yang sebelumnya melanda wilayah desa. Bencana tersebut menyebabkan rumah, pakaian, serta harta benda warga terendam air.
“Para anak yatim didampingi perangkat desa dan keluarga, kemudian dibawa menggunakan bus ke pusat perbelanjaan untuk memilih sendiri kebutuhan Lebaran mereka,” jelasnya.
Sebelumnya, pemerintah desa juga telah menyalurkan santunan kepada anak yatim piatu sebesar Rp1.000.000 per orang, disertai bantuan beras dan paket bingkisan Lebaran.
Diketahui, sekitar 80 persen wilayah Desa Meunasah Mesjid Punteut sempat terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter. Akibatnya, sebagian besar masyarakat terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.[MJ]
