Aceh Selatan – Pemuda dan pemudi Desa Geulumbuk bekerja sama dengan mahasiswa serta santri menggelar Festival Anak Saleh dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an. Kegiatan tersebut dibuka pada Jumat malam, 6 Maret 2026, di halaman Masjid Al-Mukarramah, Desa Geulumbuk, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan.
Festival bertajuk “Indahnya Ramadhan” ke-XVI itu diikuti sebanyak 138 peserta yang terdiri dari anak-anak tingkat SD, SMP, hingga SMA. Para peserta tampak antusias mengikuti berbagai perlombaan yang digelar selama kegiatan berlangsung.
Festival tersebut mengusung tema “Mari Membaca, Mengkaji, Memahami dan Mengamalkan Al-Qur’an dengan Membersihkan Hati serta Menjadikan Diri Manusia Berakhlak Qur’ani.”
Ketua Panitia Pelaksana, Syahbandi, mengatakan kegiatan ini menghadirkan berbagai jenis lomba keagamaan yang diikuti oleh anak-anak dari Desa Geulumbuk dan sekitarnya.
“Adapun jenis lomba yang digelar antara lain hafalan surat pendek, adzan, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), doa anak saleh, cerdas cermat agama, serta praktik salat jenazah,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut dapat melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki karakter Islami dan mampu menjadi penerus agama serta bangsa di masa depan.
Menurut Syahbandi, festival ini juga dirancang untuk menumbuhkan semangat keislaman di kalangan generasi muda Desa Geulumbuk agar lebih mencintai dan mendalami Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Acara ini berlangsung dari 6 hingga 9 Maret 2026. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, masyarakat, serta pimpinan desa yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” katanya.
Sementara itu, kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh perwakilan Keuchik Gampong Geulumbuk, Tuha Peut Samsari. Dalam sambutannya, ia berharap festival ini dapat memotivasi anak-anak untuk lebih giat mempelajari dan menghafal Al-Qur’an.
“Anak-anak ini adalah generasi penerus. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap mereka terbiasa membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an di Desa Geulumbuk tahun 2026 dapat terselenggara dengan baik.
Samsari berharap festival tersebut dapat menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dan menjadi langkah awal untuk meraih prestasi di tingkat kecamatan hingga kabupaten.[Syahrul]
