Aliansi Bumi Mulia Aceh Soroti Bantuan Banjir Dewantara Belum Cair, Desak Pemerintah Transparan

Aceh Utara – Ketidakpastian pencairan bantuan banjir di Kecamatan Dewantara mendapat sorotan dari Aliansi Bumi Mulia Aceh. Hingga kini, warga dilaporkan belum menerima bantuan meskipun bencana banjir telah berlalu sekitar lima bulan.

Aliansi menyampaikan keprihatinan atas kondisi tersebut, mengingat di sejumlah kecamatan lain bantuan serupa disebut telah terealisasi. Perbedaan ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait mekanisme, proses, serta kendala yang menyebabkan bantuan di Dewantara belum tersalurkan.

“Ini menjadi perhatian serius kami. Masyarakat membutuhkan kejelasan dan kepastian, terutama terkait hak mereka atas bantuan pascabencana,” demikian pernyataan resmi Aliansi Bumi Mulia Aceh, Senin (20/4/2026).

Aliansi juga menyatakan dukungan terhadap para geuchik (kepala desa) di Kecamatan Dewantara yang sebelumnya telah menyampaikan sikap terkait belum cairnya bantuan tersebut. Sikap para geuchik dinilai sebagai representasi aspirasi masyarakat yang menginginkan keadilan dan kepastian dari pemerintah.

Dalam pernyataannya, Aliansi Bumi Mulia Aceh mengajukan sejumlah tuntutan kepada pihak terkait, antara lain meminta penjelasan resmi terkait keterlambatan pencairan, mendorong transparansi data penerima bantuan, serta meminta kepastian waktu (timeline) penyaluran. Selain itu, mereka juga mengajak semua pihak memastikan distribusi bantuan berjalan adil dan merata.

Perwakilan Aliansi, Musliadi Salidan, menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

“Dalam proses penyaluran bantuan tentu ada tahapan dan kendala. Namun masyarakat sangat membutuhkan kepastian. Kami berharap ada komunikasi terbuka serta solusi konkret agar bantuan ini segera dirasakan oleh masyarakat Dewantara,” ujarnya.

Aliansi juga menyayangkan respons Bupati Aceh Utara yang dinilai belum memberikan penjelasan substansial terkait persoalan ini. Minimnya informasi yang komprehensif dinilai justru menambah kebingungan di tengah masyarakat yang telah lama menunggu realisasi bantuan.

Ke depan, Aliansi Bumi Mulia Aceh berencana melakukan audiensi dengan pihak terkait guna memperoleh penjelasan lebih lengkap sekaligus mendorong percepatan penyaluran bantuan.

Aliansi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini secara konstruktif serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, demi memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan tepat waktu.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama