Aceh Utara – SMP Negeri 5 Kuta Makmur, Aceh Utara, menjadi sorotan setelah dilaporkan dalam kondisi kosong total saat jam dinas. Tidak terlihat aktivitas belajar mengajar, bahkan tidak ada guru maupun siswa di lingkungan sekolah.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius, mengingat proses belajar seharusnya masih berlangsung, khususnya bagi siswa kelas I dan II. Sementara siswa kelas III diketahui telah menyelesaikan ujian.
Kepala sekolah, Adnan, S.Pd, saat dikonfirmasi pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 09.44 WIB, menyebutkan bahwa siswa mengikuti kegiatan pertandingan dengan SMP Negeri 1 Simpang Keuramat. Ia menyampaikan jumlah siswa yang tersisa sekitar 50 orang sehingga “dibawa semua” ke lokasi kegiatan tersebut.
Namun, alasan tersebut memunculkan kejanggalan. Pasalnya, seluruh guru juga tidak berada di sekolah saat jam kerja berlangsung, sehingga sekolah tampak kosong tanpa aktivitas.
Awak media kemudian kembali melakukan konfirmasi pada pukul 12.45 WIB melalui pesan WhatsApp, mempertanyakan legalitas kegiatan tersebut, termasuk apakah ada izin resmi dari dinas pendidikan untuk membawa siswa keluar saat jam dinas. Selain itu, media juga menanyakan jumlah guru berstatus PNS, PPPK, dan honorer yang seharusnya bertugas.
Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah belum memberikan tanggapan atas pertanyaan lanjutan tersebut.
Kondisi sekolah yang kosong saat jam dinas ini dinilai berpotensi melanggar disiplin kerja serta mengabaikan tanggung jawab terhadap proses pendidikan. Publik pun mendesak adanya penjelasan resmi dan evaluasi dari pihak terkait atas kejadian ini.[Pawang]
