Pemerintah Percepat Penyempurnaan Dapur SPPG Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta – Pemerintah terus mempercepat penyempurnaan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), guna meningkatkan efektivitas penyaluran kepada masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan hingga 30 Maret 2026 program MBG telah menjangkau 38 provinsi dengan total 61,6 juta penerima manfaat.

“Sebanyak 26.066 dapur SPPG telah beroperasi. Dari jumlah tersebut, 2.162 dapur ditutup sementara, terdiri dari 1.789 dapur yang disuspensi, 368 dapur mendapat peringatan pertama (SP1), dan lima dapur mendapat peringatan kedua (SP2),” ujar Zulkifli Hasan usai rapat koordinasi di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Ia menegaskan, evaluasi dan pemantauan terus dilakukan agar pelaksanaan program berjalan optimal sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, program MBG merupakan program berskala besar yang menargetkan puluhan juta penerima, sehingga membutuhkan penyesuaian dan penyempurnaan secara berkelanjutan.

“Program ini sangat besar, memberi makan sekitar 60 juta anak. Tentu tidak mudah, tapi pemerintah terus melakukan perbaikan agar semakin efektif,” jelasnya.

Zulkifli Hasan juga menegaskan, dapur SPPG yang tidak melakukan perbaikan setelah diberikan peringatan dan penangguhan berpotensi ditutup permanen.

“Jika tidak diperbaiki, maka akan kami tutup,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah turut mengevaluasi efektivitas penyaluran makanan, termasuk pada masa libur seperti Hari Raya Idul Fitri. Pada periode tersebut, distribusi MBG dihentikan sementara karena dinilai tidak efektif.

Pemerintah menargetkan program MBG dapat berjalan lebih optimal dan sempurna sebelum akhir tahun 2026.

“Atas arahan Presiden, program ini diharapkan sudah semakin sempurna sebelum akhir tahun. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak,” pungkasnya.[*]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama