Banda Aceh — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar terus mendorong peningkatan investasi sebagai upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Aceh Besar, Darwan Asrizal, SE., MT., mengatakan Pemkab Aceh Besar berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif untuk menarik minat investor menanamkan modal di berbagai sektor potensial daerah.
“Dorongan terhadap investasi menjadi salah satu fokus kami dalam meningkatkan perekonomian daerah. Kehadiran investor diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Darwan saat mewakili Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), pada Rapat Koordinasi dan Asistensi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Jumat (17/4/2026).
Selain mendorong investasi, Pemkab Aceh Besar juga berkomitmen mengoptimalkan pelaksanaan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) guna memperluas akses keuangan bagi masyarakat.
“Kami terus mengoptimalkan pelaksanaan TPAKD, baik melalui peningkatan literasi keuangan maupun perluasan akses layanan keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Darwan menjelaskan, Aceh Besar memiliki sejumlah potensi unggulan yang sangat terbuka untuk dikembangkan melalui investasi, di antaranya sektor pertanian, kelautan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami terus mendorong pemanfaatan potensi daerah agar dikelola secara optimal melalui investasi, sehingga memberikan nilai tambah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Aceh Besar siap memberikan kemudahan dan dukungan kepada investor, termasuk dalam hal perizinan dan kepastian berusaha.
“Sejalan dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi investor untuk berinvestasi di Aceh Besar dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal,” jelasnya.
Menurutnya, masuknya investasi ke daerah akan menjadi motor penggerak utama pembangunan serta mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Investasi yang tepat sasaran akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.[*]
