Kota Jantho – Komitmen membentuk generasi berakhlak mulia dan berilmu terus diperkuat SMP Negeri 1 Darul Imarah melalui penerapan sistem pendidikan berbasis Islami yang terintegrasi dalam kegiatan belajar sehari-hari.
Kepala sekolah, Affilinda, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman siswa.
“Sekolah kami berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang menyeimbangkan prestasi akademik dengan pembinaan akhlak serta pemahaman agama,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Beut Kitab Bak Sikula, yang merupakan inisiatif Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar, Muharram Idris dan Syukri A. Jalil. Program ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman keislaman siswa sejak dini.
Selain itu, sekolah juga rutin melaksanakan kegiatan mengaji Al-Qur’an dan hafalan surah pendek setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai. Program ini bertujuan membentuk kemampuan dasar siswa dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
“Target kami, setiap siswa yang lulus sudah khatam Al-Qur’an dan minimal menghafal satu juz, yaitu Juz 30,” jelas Affilinda.
Untuk siswa yang memiliki kemampuan lebih, sekolah turut mengembangkan program tahfidz Al-Qur’an. Namun, program ini bersifat sukarela dan harus mendapat persetujuan orang tua.
Penguatan pendidikan keagamaan juga dilakukan melalui kegiatan rutin setiap Jumat, seperti shalat Dhuha berjamaah, pembacaan Surah Yasin, serta pembelajaran tahsin Al-Qur’an.
Melalui berbagai program tersebut, pihak sekolah berharap mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat sesuai nilai-nilai Islam.[*]
