Aceh Utara – Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi, S.I.Kom yang akrab disapa Panyang, secara resmi melepas 513 calon jemaah haji Kabupaten Aceh Utara tahun keberangkatan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Prosesi pelepasan berlangsung di Masjid Agung Baiturrahim, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan diawali dengan prosesi peusijuek (tepung tawar) yang dipimpin Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Utara, Tgk H Abdul Manan (Abu Manan), bersama para ulama lainnya. Tradisi ini menjadi simbol doa restu dan harapan keselamatan bagi seluruh jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Wabup Tarmizi menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang meneladani Nabi Ibrahim AS. Ia meminta seluruh jemaah untuk mengikuti bimbingan manasik secara serius agar ibadah dapat berjalan sempurna sesuai tuntunan syariat.
“Pemahaman manasik sangat penting agar ibadah haji berjalan baik dan mabrur. Pemerintah daerah telah memastikan bimbingan dilakukan secara berjenjang dari kecamatan hingga kabupaten,” ujar Tarmizi.
Ia juga berpesan agar para jemaah mendoakan keselamatan masyarakat Aceh Utara, terutama agar daerah dijauhkan dari bencana, narkoba, serta aliran yang menyimpang. Selain itu, ia turut meminta doa untuk masyarakat yang terdampak banjir agar segera pulih.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Utara Asnawi, S.Ag., S.Sos., menyebutkan total jemaah terdiri dari 194 laki-laki dan 319 perempuan yang terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter).
Rincian keberangkatan yaitu Kloter 3 sebanyak 123 orang, Kloter 6 sebanyak 251 orang, dan Kloter 11 sebanyak 142 orang. Seluruhnya dijadwalkan berangkat mulai 6 hingga 16 Mei 2026.
Tahun ini, jemaah tertua laki-laki adalah Nurdin Ben Cut Hasan (90) dari Kecamatan Langkahan, sementara jemaah tertua perempuan Nuraini Muhammad Husen (89) dari Kecamatan Baktiya. Adapun jemaah termuda yakni Rahmad Aiman (18) dan Sri Afriza (24) dari Baktiya Barat.
Selama di Arab Saudi, jemaah Aceh Utara akan menempati hotel di Mekkah yaitu Hotel Al Buruj Wahda Al-Mutamayyiz (Sektor 6). Sementara di Madinah, Kloter 3 dan 11 menginap di Huda Taibah Hotel, dan Kloter 6 di Rauda Al-Aqiq.
Acara pelepasan ditutup dengan pembacaan talbiyah bersama sebagai tanda kesiapan lahir dan batin para jemaah untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.[*]
